Joan Mir mengakui bahwa ia sempat memiliki ekspektasi yang salah ketika bergabung dengan tim Honda pada MotoGP 2023. Sebagai juara dunia 2020, Mir berpikir bahwa ia akan lebih mudah bersaing di posisi terdepan, namun kenyataannya ia justru mengalami masa sulit dalam kariernya.
Mir pindah ke Honda setelah Suzuki memutuskan untuk keluar dari MotoGP pada akhir musim 2022, yang memaksanya untuk mencari tim baru. Ia memilih Honda dan mulai bergabung dengan tim pabrikan Jepang tersebut pada 2023, di mana ia satu garasi dengan Marc Marquez.
Harapan yang Tak Terwujud
Sayangnya, harapan tinggi Mir tidak sesuai dengan kenyataan. Honda tengah menghadapi penurunan performa dan kesulitan bersaing dengan Ducati serta tim lainnya. Mir mengungkapkan bahwa ia sempat berpikir tantangan yang dihadapinya di Honda akan lebih mudah. "Sulit bagi saya untuk mengelola pikiran karena ketika tiba di sana, saya berpikir semuanya akan mudah," ujarnya dalam wawancara dengan Moto.it.
Pengalaman Mir saat bersama Honda sangat berbeda dibandingkan saat ia membela Suzuki. Pada tahun 2020, ia berhasil menjadi juara dunia berkat konsistensinya meskipun hanya meraih satu kemenangan. Ia tetap mampu bersaing di papan atas dengan finis ketiga pada 2021 dan posisi keempat pada 2022 sebelum pengumuman Suzuki untuk hengkang dari MotoGP. "Pada 2020 saya berada di posisi pertama, pada 2021 ketiga, dan pada 2022 saya masih bertarung dan berada di posisi keempat hingga Suzuki mengatakan mereka akan hengkang," jelasnya.
Kesulitan Menerima Hasil Buruk
Ketika hasil buruk mulai menghampirinya di Honda, Mir mengaku kesulitan untuk menerimanya. "Tidak berada di zona podium terasa aneh bagi saya. Yang membuat saya terus bersemangat adalah hasil, dan tidak mudah menghadapi minimnya hasil. Saya sudah melakukan yang terbaik," ungkapnya.
Periode Mir bersama Honda jauh dari harapan, di mana ia belum meraih kemenangan MotoGP sejak menjadi juara dunia pada 2020 dan beberapa kali harus menepi akibat kecelakaan. Kini, Mir bersiap memasuki babak baru dalam kariernya, di mana mulai musim 2027, ia akan meninggalkan tim pabrikan Honda dan bergabung dengan Gresini Racing.
Kepindahan ini memberikan kesempatan bagi Joan Mir untuk membuktikan kembali kemampuannya. Meskipun kariernya di Honda tidak sesuai harapan, satu hal yang tetap tidak berubah adalah statusnya sebagai juara dunia MotoGP, dan ia memiliki peluang untuk menghidupkan kembali kariernya di era regulasi baru.