Logo
Moto GP

Jorge Martin Tetap Melangkah ke Yamaha Meski Bersinar Bersama Aprilia

Jorge Martin dipastikan akan bergabung dengan Yamaha musim depan meskipun saat ini ia sedang dalam performa terbaik bersama Aprilia. Ia menegaskan tidak menyesali keputusan tersebut.

D
Dyah Entenopo
05 September 2026 19 pembaca
Jorge Martin juara di MotoGP Inggris 2026
Jorge Martin juara di MotoGP Inggris 2026

Jorge Martin telah mengonfirmasi kepindahannya ke Yamaha untuk musim depan, meskipun saat ini ia sedang berada di puncak performanya bersama tim Aprilia. Martin menyatakan bahwa ia tidak merasa menyesal dengan keputusan berani yang diambilnya.

Martin bergabung dengan Aprilia pada tahun 2025 setelah gagal mendapatkan tempat di Tim Pabrikan Ducati. Keputusan ini sempat menuai keraguan dari banyak pihak, mengingat Aprilia belum menjadi tim yang dominan di MotoGP. Namun, situasi berubah secara signifikan pada musim 2026 ketika Martin berhasil membawa Aprilia bersaing di level atas dan kini memimpin klasemen sementara MotoGP.

Perkembangan Pesat Aprilia

Sejak akhir musim 2025, Aprilia menunjukkan kemajuan yang pesat. Marco Bezzecchi berhasil meraih kemenangan di Portugal dan Valencia, dan memasuki tahun 2026, performa mereka bahkan mampu menggeser Ducati dari posisi teratas dalam persaingan. Meskipun dalam kondisi performa yang mengesankan, Martin tetap akan meninggalkan Aprilia, setelah mencapai kesepakatan dengan Yamaha sebagai pengganti Fabio Quartararo untuk musim 2027.

Saat ditanya apakah ia akan memilih untuk tetap di Aprilia jika mengetahui bahwa ia akan memimpin klasemen MotoGP 2026, Martin menegaskan bahwa ia tidak menyesali keputusannya. "Saya tidak ingin membahas itu sekarang, tetapi jelas saya tidak akan mengubah apa pun dari apa yang sudah terjadi. Saya bersama Aprilia dan memiliki peluang besar untuk mengakhiri musim dengan kuat," ungkap Martin dalam sebuah wawancara.

Kritik dan Motivasi untuk Masa Depan

Sebelumnya, Martin juga berusaha memanfaatkan klausul dalam kontraknya untuk meninggalkan Aprilia dan bergabung dengan Honda. Namun, rencana tersebut tidak terwujud, dan ia akhirnya memilih Yamaha. "Pada akhirnya, segala sesuatu terjadi sebagaimana mestinya. Saya tidak bisa berbicara tentang merek lain, tetapi semua keputusan yang saya buat didasarkan pada keyakinan bahwa itu adalah yang terbaik untuk saya dan keluarga," tambahnya.

Keputusan Martin untuk pindah ke Yamaha mendapat kritik, mengingat Yamaha merupakan pabrikan dengan performa terburuk di MotoGP sejak awal 2025. Namun, Martin mengabaikan anggapan tersebut dan merasa termotivasi untuk membuktikan bahwa pilihannya adalah yang tepat. "Semua orang mengatakan ketika saya datang ke sini bahwa itu adalah sebuah kesalahan. Sekarang saya berada di posisi teratas. Karena itu, saya ingin fokus pada pekerjaan saya, bukan pada apa yang orang katakan tentang saya," ujarnya.

"Yang paling memotivasi saya sekarang adalah kesempatan untuk mencetak sejarah bersama Yamaha. Itulah alasan saya datang ke sini sejak awal." Mulai musim depan, Jorge Martin akan membela Yamaha bersama Ai Ogura, yang juga meninggalkan Aprilia, sementara Marco Bezzecchi memilih untuk memperpanjang kontraknya dan tetap bersama Aprilia.

Artikel Terkait