Pemain ganda putra, Kang Khai Xing, menargetkan untuk mencapai semifinal dalam ajang Malaysia Masters yang akan dimulai pada hari Selasa mendatang. Ia berupaya untuk membangun kepercayaan diri yang semakin meningkat setelah tampil di level senior.
Kang Khai Xing, yang berpasangan dengan Aaron Tai, kini menempati peringkat 26 dunia. Mereka telah menunjukkan kemajuan yang signifikan sepanjang musim ini, termasuk kemenangan yang menggembirakan melawan pasangan India peringkat 4 dunia, Satwiksairaj Rankireddy dan Chirag Shetty, di All England 2026. Kemenangan tersebut memberikan motivasi tambahan bagi mereka menjelang turnamen yang diadakan di tanah air.
Jadwal Pertandingan dan Harapan
Pasangan ini dijadwalkan untuk memulai pertandingan melawan pasangan Taiwan yang berada di peringkat 46 dunia, Lai Po Yu dan Tsai Fu Cheng. Jika berhasil, mereka berpotensi bertemu dengan rekan senegaranya, Wan Arif Junaidi dan Yap Roy King, yang saat ini berada di peringkat 16 dunia, pada babak kedua. Tahun lalu, keputusan wasit yang kontroversial menyebabkan kekalahan Kang dan Aaron di babak kedua turnamen Super 500. Namun, Kang menegaskan bahwa ia memasuki turnamen tahun ini tanpa beban. "Target kami adalah perempat final atau semifinal. Kami hanya ingin bermain sebaik mungkin dan menikmati pertandingan karena kami bermain di kandang sendiri," ungkapnya.
Peningkatan Komunikasi dan Pengalaman Pribadi
Kang juga menyatakan bahwa jika mereka harus menghadapi Arif dan Roy King, hal itu akan terasa seperti latihan bagi mereka, karena mereka sudah sering bertanding satu sama lain. "Siapa pun yang menang, selama Malaysia menang, itu bagus," tambahnya. Ia juga menggarisbawahi bahwa peningkatan dalam komunikasi dan pemahaman taktis di lapangan merupakan kemajuan terbesar bagi mereka tahun ini. "Saya rasa peningkatan terbesar kami adalah komunikasi dan pemahaman kami di lapangan," jelasnya. "Secara fisik dan dari segi serangan, ada juga peningkatan, tetapi komunikasi adalah yang terpenting."
Kang Khai Xing mengakui bahwa transisinya dari level junior ke senior tidaklah mudah, terutama setelah meraih gelar juara dunia junior pada tahun 2024. Ia mengungkapkan bahwa dibutuhkan waktu untuk mendapatkan kembali kepercayaan dirinya. "Setiap pemain akan mengalami kesulitan dan kita perlu menemukan solusi untuk mengatasinya," tambahnya. "Ketika saya melewati masa-masa sulit dan merasa sedih, butuh waktu cukup lama untuk mengatasi hal itu dan mendapatkan kembali kepercayaan diri saya."
Ia juga menyampaikan bahwa ekspektasi yang tinggi setelah kesuksesannya di level junior sempat menjadi tantangan, tetapi kini ia berusaha untuk lebih tenang. "Awalnya, setelah memenangkan gelar junior, ada ekspektasi, tetapi sekarang saya hanya ingin bermain dan melakukan yang terbaik," tuturnya. Saat ini, Kang Khai Xing mengambil pendekatan bertahap dalam ambisi karirnya, dengan target untuk masuk 15 besar dunia sebagai fokus utama untuk musim ini.