Logo
Moto GP

Kebangkitan Marc Marquez Pasca Cedera, Dapat Pujian Lebih Tangguh dari Rossi

Marc Marquez mendapatkan apresiasi atas kemampuannya kembali ke performa terbaik di MotoGP setelah mengalami cedera panjang, yang dianggap lebih mengesankan dibandingkan dengan Valentino Rossi.

E
Elvira Adhitama
10 August 2026 26 pembaca
Marc Marquez dan Valentino Rossi
Marc Marquez dan Valentino Rossi

Marc Marquez menerima pujian dari Neil Hodgson berkat kemampuannya untuk kembali ke puncak performa di MotoGP setelah melewati masa pemulihan yang panjang akibat cedera. Hodgson menilai pencapaian ini menjadi pembeda signifikan antara Marquez dan Valentino Rossi setelah mengalami cedera serius.

Neil Hodgson memberikan pengakuan tinggi kepada Marquez setelah menyaksikan perjalanan pembalap tersebut bangkit dari cedera yang berkepanjangan. Marquez menghadapi masa sulit setelah mengalami kecelakaan parah di MotoGP Spanyol 2020, yang memaksanya menjalani serangkaian operasi dan kehilangan banyak waktu di lintasan hingga tahun 2023. Meskipun begitu, pembalap asal Spanyol ini berhasil kembali ke performa terbaiknya, dengan puncak pencapaian terjadi pada musim 2025 saat ia meraih gelar juara dunia MotoGP bersama Ducati.

Kemampuan Luar Biasa Marquez

Bagi Hodgson, kemampuan Marquez untuk kembali menjadi juara setelah menghadapi berbagai masalah fisik adalah sesuatu yang sangat mengesankan. Mantan juara World Superbike ini kemudian membandingkan perjalanan Marquez dengan Valentino Rossi. Menurutnya, Rossi tidak pernah kembali meraih gelar dunia setelah mengalami cedera serius pada tahun 2010. "Saya adalah penggemar berat Valentino Rossi, tetapi dia mengalami satu cedera serius dalam kariernya ketika mengalami patah kaki. Sejak saat itu, dia tidak pernah sama lagi dan tidak pernah memenangkan kejuaraan dunia lagi," ungkap Hodgson dalam kolomnya untuk TNT Sports.

Perbandingan dengan Valentino Rossi

Hodgson menekankan bahwa perbandingan tersebut tidak dimaksudkan untuk merendahkan pencapaian Rossi. Namun, dia berpendapat bahwa perjalanan Marquez setelah mengalami cedera berkali-kali menunjukkan ketahanan mental dan fisik yang luar biasa. "Tidak ada rasa tidak hormat kepada Valentino atas semua yang telah dia capai, tetapi faktanya Marquez tetap bertahan di MotoGP meski menjalani bertahun-tahun operasi dan mengalami banyak penderitaan. Sekarang dia berpotensi meraih gelar secara beruntun. Itu sesuatu yang belum pernah terjadi. Pria ini seperti mesin," tambah Hodgson.

Marquez juga memiliki kesempatan untuk menambah koleksi gelarnya pada MotoGP 2026. Jika ia kembali menjadi juara dunia, statusnya sebagai salah satu pembalap terhebat dalam sejarah MotoGP akan semakin diperkuat. Hodgson bahkan mengamati bahwa persaingan antara Marquez dan Rossi tetap menarik meskipun Rossi telah pensiun dari MotoGP pada tahun 2021. "Mereka adalah dua karakter terbesar dalam olahraga kami, dua rival terbesar. Tidak ada rasa suka yang hilang di antara mereka, bahkan bertahun-tahun setelah Rossi meninggalkan persaingan," jelasnya.

"Bagi saya, tidak masalah apakah mereka berteman atau tidak. Mereka tetap rival meski persaingan di antara keduanya sudah berakhir." Persaingan ini kini memiliki dimensi baru, di mana Marc Marquez berpeluang menambah gelar dan memperlebar jarak dengan Rossi dalam catatan prestasi dunia, sekaligus semakin memperkuat warisan kariernya setelah melewati salah satu periode tersulit dalam hidupnya.

Artikel Terkait