Logo
Moto GP

Keberadaan Phillip Island di MotoGP Terancam, Casey Stoner Menyampaikan Kekecewaan

Phillip Island akan menggelar balapan MotoGP terakhirnya pada tahun 2026 sebelum berpindah ke sirkuit jalan raya di Adelaide. Casey Stoner mengekspresikan kekecewaannya terhadap keputusan ini yang din...

A
Arka Wisena
23 July 2026 21 pembaca
Casey Stoner
Casey Stoner

Phillip Island dijadwalkan akan mengadakan balapan MotoGP terakhir pada tahun 2026 sebelum digantikan oleh sirkuit jalan raya di Adelaide mulai tahun 2027. Keputusan untuk menghapus Phillip Island dari kalender balap MotoGP menuai berbagai reaksi, termasuk kritik tajam dari legenda MotoGP asal Australia, Casey Stoner, yang berpendapat bahwa sirkuit legendaris tersebut masih layak untuk dipertahankan meskipun ada masalah aksesibilitas.

Balapan terakhir di Phillip Island akan berlangsung pada MotoGP Australia 2026. Setelah itu, kompetisi akan beralih ke sirkuit baru di Adelaide sebagai bagian dari transisi menuju era baru dalam dunia balap. Stoner mengungkapkan kekecewaannya terhadap keputusan ini, dan ia merasa bahwa arah pengembangan MotoGP saat ini mulai bergeser dari fokus pada kualitas balapan.

Pandangan Stoner tentang Perkembangan MotoGP

"Sangat mengecewakan. Ini menunjukkan arah yang sedang ditempuh MotoGP, dan menurut saya bukan lagi demi kemurnian balapan," ujar Stoner. Ia juga menyoroti bahwa perkembangan teknologi dalam MotoGP telah menjadi terlalu kompleks, dengan penambahan perangkat aerodinamika dan sistem lainnya yang membuat MotoGP mirip dengan Formula 1, yang pernah menghadapi masalah serupa.

Stoner menambahkan, "Formula 1 sudah meninggalkan hal-hal seperti itu sejak lama. MotoGP justru terus menambah perangkat yang sebenarnya tidak diperlukan." Ia juga mempertanyakan keputusan untuk mengganti Phillip Island dengan sirkuit jalan raya, yang dinilai akan lebih sulit memenuhi standar keselamatan bagi para pembalap.

Kekurangan dan Keunggulan Phillip Island

Stoner mencatat bahwa meskipun Phillip Island memiliki satu kekurangan, yaitu lokasi yang cukup terpencil, akses menuju sirkuit tidak selalu mudah bagi penonton dan pihak penyelenggara. "Memang tidak selalu mudah untuk menuju ke sana, tetapi lintasannya benar-benar sepadan. Setiap tahun Phillip Island selalu menghasilkan balapan yang luar biasa," tuturnya.

Pendapat serupa juga disampaikan oleh Jack Miller, yang menilai faktor logistik menjadi salah satu alasan utama pemindahan ke Adelaide. Sementara itu, Marc Marquez pernah menyoroti aspek keselamatan di Phillip Island karena karakter lintasan yang sangat cepat. Meskipun ada berbagai kekurangan, Phillip Island tetap diakui sebagai salah satu sirkuit paling ikonik dalam sejarah MotoGP, dengan tikungan cepat dan perubahan elevasi yang membuat banyak pembalap dan penggemar berharap lintasan ini dapat kembali ke kalender Kejuaraan Dunia MotoGP di masa depan.

Artikel Terkait