Logo
Raket

Keberhasilan Low Zi Yu di Kejuaraan Asia Junior 2026 Menjadi Kunci Kemenangan Malaysia

Low Zi Yu berhasil meraih gelar ganda campuran di Kejuaraan Asia Junior 2026 bersama Ahmad Redzuan Zulwaqqarizal, mengakhiri penantian delapan tahun Malaysia untuk meraih juara di ajang tersebut.

S
Surya Kirana
06 July 2026 20 pembaca
Ahmad Rezquan-Low Zi Yu/[Foto:NST]
Ahmad Rezquan-Low Zi Yu/[Foto:NST]

Talenta luar biasa Low Zi Yu akhirnya terungkap di panggung besar, saat ia dan rekannya Ahmad Redzuan Zulwaqqarizal meraih gelar ganda campuran di Kejuaraan Asia Junior 2026 yang berlangsung di Yatsushiro, Jepang, pada hari Minggu. Malaysia mengakhiri penantian selama delapan tahun untuk meraih juara Junior Asia setelah pasangan ini berhasil mengalahkan Zheng Wei Gang dan Li Meng Han dari Tiongkok dengan skor 21-15, 22-20 dalam pertandingan final yang berlangsung selama 43 menit di Gimnasium Umum Kota Yatsushiro.

Kemenangan ini menjadi gelar pertama bagi Malaysia di kejuaraan ini sejak Leong Jun Hao meraih gelar tunggal putra pada tahun 2017. Low Zi Yu, yang sebelumnya dua kali menjadi runner-up ganda putri junior dunia bersama Dania Sofea Zaidi pada tahun 2024 dan Noraqilah Maisarah Ramdan pada tahun 2025, kembali menunjukkan potensinya sebagai salah satu bintang muda yang menjanjikan di negara ini. Pasangan Malaysia ini berhasil bangkit dari ketertinggalan 12-6 di game kedua sebelum mempertahankan ketenangan mereka untuk memastikan kemenangan dalam dua game langsung.

Pencapaian Bersejarah untuk Malaysia

Kemenangan ini juga menandai pencapaian bersejarah lainnya, karena mereka menjadi pasangan ganda campuran Malaysia kedua yang berhasil meraih gelar Junior Asia, setelah Tan Wee Kiong dan Woon Khe Wei pada tahun 2007. Low Zi Yu yang berusia 16 tahun menyatakan, "Pertandingan itu sangat sulit, tetapi kami lebih sabar daripada mereka. Pada kedudukan 20-20 di gim kedua, kami tetap lebih fokus daripada lawan kami. Itu adalah pertandingan yang menegangkan, dan kami senang bisa menang." Ia juga menambahkan, "Saya tidak perlu membimbing rekan saya karena Redzuan adalah pemain yang sangat kuat. Yang perlu saya lakukan hanyalah fokus untuk memberikan yang terbaik. Setiap kali kami melakukan kesalahan, kami saling menyemangati."

Peran Penting Redzuan dan Dukungan Tim

Redzuan mengungkapkan bahwa kecerdasan Low Zi Yu di lapangan menjadi salah satu faktor utama kemajuan mereka sebagai pasangan setelah baru bergabung di awal tahun ini. "Awalnya agak sulit, tetapi kami meningkatkan pemahaman kami melalui latihan. Zi Yu adalah pemain yang sangat cerdas dan selalu tahu apa yang harus dilakukan. Itu membuat bermain dengannya menjadi lebih mudah," ujar Redzuan. Ia juga menambahkan, "Saya puas dengan penampilan saya hari ini karena saya berhasil bermain sebaik mungkin. Saya hanya perlu terus meningkatkan kemampuan."

Pelatih junior nasional, Hazwan Jamaluddin, memberikan pujian kepada kedua pemain atas penampilan maksimal mereka yang menyamai prestasi yang diraih oleh Wee Kiong dan Khe Wei 18 tahun lalu. Hazwan menyoroti pengaruh Zi Yu di lapangan depan, di mana ia sering menciptakan peluang bagi Redzuan untuk menyelesaikan reli dengan smash yang kuat. "Ini adalah pencapaian luar biasa karena memenangkan gelar Junior Asia tidak pernah mudah. Ini baru gelar ganda campuran kedua Malaysia, yang menunjukkan tekad mereka," kata Hazwan. Ia juga menambahkan, "Peran Zi Yu sangat penting karena dia secara konsisten menciptakan peluang bagi Redzuan untuk menyelesaikan reli."

Low Zi Yu sebelumnya telah berusaha keras untuk meraih kemenangan ganda yang berkesan di Yatsushiro, namun perjalanan ganda bersama Genevie Lim terhenti di semifinal pada hari Sabtu. Gelar ganda campuran ini diharapkan dapat memberikan dorongan kepercayaan diri menjelang Kejuaraan Dunia Junior yang akan berlangsung di Kairo pada 5-17 Oktober. Pasangan ini berharap dapat menjadi juara ganda campuran Malaysia pertama di Kejuaraan Dunia Junior sejak Lim Khim Wah dan Ng Hui Lin mengangkat gelar tersebut di Auckland pada tahun 2007.

Artikel Terkait