Logo
Sepakbola

Kegagalan Italia di Piala Dunia, Kenangan Mendalam bagi Gattuso

Gennaro Gattuso mengungkapkan bahwa ia akan selalu mengingat kegagalan saat melatih Timnas Italia. Ia mendukung Roberto Mancini sebagai penggantinya di tim nasional.

E
Eko Prasetyo
26 August 2026 23 pembaca
Gattuso saat memimpin Lazio menghadapi Bologna. Foto: Getty Images/Emmanuele Ciancaglini
Gattuso saat memimpin Lazio menghadapi Bologna. Foto: Getty Images/Emmanuele Ciancaglini

Bologna - Gennaro Gattuso menyatakan bahwa kegagalan yang dialaminya saat melatih Timnas Italia akan selalu membekas dalam ingatannya. Meskipun demikian, ia memberikan dukungan kepada Roberto Mancini yang ditunjuk sebagai penggantinya di Gli Azzurri.

Roberto Mancini telah menandatangani kontrak selama empat tahun untuk menggantikan Gattuso, yang mengundurkan diri pada bulan April setelah Italia tidak berhasil lolos ke Piala Dunia 2026. Ini merupakan periode kedua Mancini setelah sebelumnya menjabat dari 2018 hingga 2023. Pada masa itu, ia berhasil membawa Italia meraih gelar juara Piala Eropa 2021, namun juga mengalami kegagalan dalam membawa Gianluigi Donnarumma dan rekan-rekannya ke Piala Dunia 2022. Mancini kemudian mundur pada tahun 2023 setelah berselisih dengan presiden FIGC saat itu, Gabriele Gravina.

Kembalinya Mancini di Era Baru

Saat ini, Mancini kembali berperan di bawah kepemimpinan Giovanni Malago. Meskipun penunjukannya kembali sempat menuai kontroversi, Gattuso, yang telah melatih Lazio sejak bulan Juni lalu, berpendapat bahwa Mancini adalah pilihan yang tepat. "Saya menjalani 10 bulan yang luar biasa (sebagai pelatih Italia). Para pemain yang saya latih telah memberikan segalanya. Dan itu adalah luka yang akan membekas seumur hidup saya, karena itu adalah luka yang dalam," ungkap Gattuso setelah Lazio berhasil mengalahkan Bologna dengan skor 1-0 pekan ini.

Dukungan untuk Mancini

Gattuso melanjutkan, "Menurut saya, dia (Mancini) adalah pelatih hebat dengan segudang pengalaman. Saya mendoakan yang terbaik baginya karena sepak bola kami membutuhkan dia." Ia juga menambahkan, "Dia adalah manajer hebat; sosok yang pernah meraih sukses bersama timnas, dan tentu saja saya mendoakan yang terbaik untuknya dari lubuk hati terdalam." (adp/pur)

Artikel Terkait