Logo
Berita Olahraga

Kegagalan Petenis Indonesia di Semifinal Seri Kedua Kejuaraan Tenis Dunia Pria

Petenis Indonesia tidak berhasil mencapai semifinal pada seri kedua M-15 Men's World Tennis Championship 2026 yang berlangsung di Nusa Dua. Tiga wakil Indonesia mengalami kekalahan di babak perempatfi...

E
Elvira Adhitama
31 July 2026 1 pembaca
Tidak ada satu pun petenis Indonesia yang berhasil melaju ke semifinal seri kedua M-15 Men's World Tennis Championship 2026. (Foto: Istimewa)
Tidak ada satu pun petenis Indonesia yang berhasil melaju ke semifinal seri kedua M-15 Men's World Tennis Championship 2026. (Foto: Istimewa)

Nusa Dua - Pada ajang M-15 Men's World Tennis Championship 2026 yang diadakan di Nusa Dua, tidak ada satu pun petenis Indonesia yang berhasil melanjutkan langkah ke semifinal. Pada pertandingan perempatfinal yang berlangsung pada Kamis (30/7/2026), ketiga wakil Indonesia harus mengakui keunggulan lawan mereka.

Dua petenis tunggal, Gunawan Trismuwantara dan Rafalentino Ali Da Costa, serta pasangan ganda Rafalentino Ali Da Costa/Ethan David Zapp, semuanya gagal melaju. Gunawan, yang telah berjuang sejak babak kualifikasi di seri pertama dan kedua, berhadapan dengan unggulan kedelapan dari Jepang, Ryuki Matsuda. Dalam pertandingan yang berlangsung selama 1 jam 56 menit, Gunawan kalah dengan skor 4-6 di set pertama. Meskipun berusaha meningkatkan intensitas serangan melalui forehand andalannya, ia tetap tidak mampu mengatasi permainan Ryuki dan akhirnya kalah 5-7 di set kedua.

"Kualitas dari permainan lawan memang lebih bagus, meskipun saya mencoba mengubah taktik permainan di set kedua, namun hal itu belumlah cukup. Meski demikian saya senang karena performa di seri kedua M-15 lebih baik dibandingkan seri sebelumnya pekan lalu," ungkap Gunawan setelah pertandingan.

Pertarungan Ketat Rafalentino

Rafalentino juga mengalami nasib serupa saat berhadapan dengan Keisuke Saitoh, petenis Jepang lainnya. Dalam duel yang berlangsung selama 1 jam 56 menit, Rafalentino mampu bersaing ketat hingga mencapai poin imbang 6-6 di set pertama, namun harus mengakui keunggulan Keisuke di babak tie break dengan skor 7-6 (tie break 4). Di set kedua, Rafalentino memiliki kesempatan untuk memaksakan rubber set ketika ia berhasil mematahkan servis Keisuke dan memimpin 6-5 dengan 40-15. Namun, Keisuke berhasil menyamakan kedudukan dan memaksa tie break lagi, di mana Rafalentino kembali kalah dengan skor 7-6 (tie break 4).

Kekalahan di Sektor Ganda

Di sektor ganda putra, pasangan Rafalentino dan Ethan David Zapp menghadapi Daisuke Sumizawa dari Jepang dan Isaac Becroft dari Selandia Baru. Meskipun keduanya masih berusia di bawah 18 tahun dan bermain tanpa beban, mereka harus menelan kekalahan dengan skor 7-6 (tie break 5), 7-5, dan super tie break 10-8 setelah bertanding selama 1 jam 35 menit.

"Memperoleh banyak peluang namun karena kesalahan-kesalahan kecil di saat poin-poin penting, membuatnya gagal melangkah di semifinal. Kami tetap bangga dengan pencapaian pada seri kedua M-15, mengingat baru kali ini berpasangan," kata Rafalentino.

Untuk semifinal ganda putra, Daisuke Sumizawa/Isaac Becroft akan melawan Yutha Kawahashi/Ryuki Matsuda, sementara unggulan pertama Taisei Ichikawa/Hikaru Shiraishi akan menghadapi rekan senegaranya, Masakatsu Noguchi/Ryotaro Taguchi.

Artikel Terkait