Logo
Moto GP

Kekalahan Francesco Bagnaia di Silverstone: Masalah Serius bagi Ducati

Francesco Bagnaia mengalami akhir pekan yang sangat mengecewakan di MotoGP Inggris 2026, di mana ia kesulitan bersaing dan gagal finis. Situasi ini menimbulkan kekhawatiran serius bagi tim Ducati.

C
Citra Erwana
12 August 2026 24 pembaca
Francesco Bagnaia
Francesco Bagnaia

Francesco Bagnaia mengalami salah satu akhir pekan yang paling mengecewakan dalam kariernya bersama Ducati saat mengikuti MotoGP Inggris 2026. Pembalap asal Italia ini terlihat kesulitan untuk bersaing, bahkan harus berhadapan dengan pembalap pengganti sebelum akhirnya gagal menyelesaikan balapan.

Bagnaia ingin segera melupakan pengalaman buruk di Silverstone. Ia datang ke Inggris dalam kondisi yang kurang ideal, setelah sebelumnya menghadapi berbagai masalah selama paruh pertama musim. Salah satu masalah yang mengganggunya adalah arm pump, yang diduga berkaitan dengan isu kecil pada motor GP26.

Awal yang Sulit di Kualifikasi

Situasi yang tidak menguntungkan ini membuat akhir pekan Bagnaia semakin sulit. Dalam sesi kualifikasi, ia gagal menembus Q2 dan hanya mampu meraih posisi ke-16, terpaut sekitar 1,7 detik dari Jorge Martin yang merebut pole position. Posisi start yang buruk ini menjadi awal dari serangkaian hasil negatif yang dialaminya.

Pada balapan Sprint, Bagnaia hanya mampu finis di posisi ke-17, tertinggal hampir 24 detik dari Martin. Balapan utama pun tidak memberikan harapan baru, di mana ia semakin terpuruk dan sempat berada di posisi paling belakang.

Perjuangan yang Berujung Kecelakaan

Yang lebih mengejutkan, juara dunia dua kali ini bahkan sempat dilewati oleh Toprak Razgatlioglu, meskipun pembalap asal Turki tersebut tengah menjalani musim debut yang sulit dengan Yamaha dan hanya finis di posisi ke-15. Bagnaia kemudian terlibat pertarungan dengan Pol Espargaro dan Cal Crutchlow, yang turun sebagai pembalap pengganti.

Usahanya berakhir tragis ketika ia kehilangan kendali di bagian depan Ducati di tikungan terakhir dan terjatuh. Akibatnya, Bagnaia gagal menambah poin di MotoGP Inggris. Meski sebelumnya ia telah mencatatkan satu pole position, tiga podium Sprint, dan empat podium Grand Prix, ia juga mengalami empat kali gagal finis, yang membuatnya berada di posisi kedelapan klasemen saat memasuki jeda musim panas.

Pertanyaan besar kini muncul mengenai kondisi Bagnaia dan performa Ducati. Meskipun faktor fisik dan degradasi ban Michelin dapat mempengaruhi, kesenjangan kecepatan yang terlihat di Silverstone menimbulkan keraguan mengenai performa GP26. Bagnaia sendiri dijadwalkan akan meninggalkan Ducati pada akhir musim untuk bergabung dengan Aprilia, dan dengan kondisi saat ini, kepindahannya semakin dinantikan, karena ia membutuhkan lingkungan baru untuk kembali menemukan performa terbaiknya.

MotoGP Inggris juga menjadi sinyal peringatan bagi Ducati. Jika masalah yang dihadapi Bagnaia tidak segera diatasi, tim pabrikan ini berisiko kehilangan salah satu pembalap terbaiknya dalam kondisi yang jauh dari performa optimal.

Artikel Terkait