Sevilla - Dalam laga yang berlangsung di Estadio de la Cartuja pada Sabtu (5/9/2026) dini hari WIB, Real Madrid harus menelan kekalahan 0-1 dari Real Betis. Gol tunggal yang menentukan kemenangan tuan rumah dicetak oleh Troy Parrott pada menit ke-81. Meskipun Madrid menguasai permainan dengan 55 persen penguasaan bola, mereka tidak mampu memanfaatkan peluang yang ada.
Los Blancos mencatatkan 18 tembakan sepanjang pertandingan, sementara Betis hanya melakukan 11 tembakan. Namun, dominasi tersebut tidak berujung pada gol, mengingat buruknya penyelesaian akhir yang ditunjukkan oleh para pemain Madrid. Betis berhasil mencetak gol melalui skema bola mati, memanfaatkan kelengahan pertahanan Madrid.
Penyelesaian Buruk Mbappe
Kylian Mbappe, yang menjadi ujung tombak tim, tampil mengecewakan di laga ini. Penyerang asal Prancis tersebut melewatkan beberapa peluang emas untuk mencetak gol. Ia melakukan tujuh tembakan, tetapi tidak ada satu pun yang berhasil menjebol gawang lawan.
Di penghujung babak pertama, Mbappe memiliki kesempatan emas setelah menerima umpan dari Vinicius. Namun, percobaannya berhasil diblok oleh Natan. Bola yang kembali ke Mbappe pun tidak membuahkan hasil, karena tembakannya lagi-lagi diblok oleh Marc Bartra.
Peluang Penalti yang Terbuang
Situasi semakin dramatis ketika Madrid mendapatkan peluang untuk menyamakan kedudukan melalui penalti di menit-menit akhir. Wasit menunjuk titik penalti setelah umpan dari Vinicius Jr mengenai tangan Natan. Sayangnya, Mbappe yang ditunjuk sebagai eksekutor gagal mengeksekusi dengan baik. Tembakan penaltinya berhasil ditepis oleh kiper Betis, Alvaro Valles, sehingga Madrid harus menerima kekalahan ini.
Kekalahan ini menjadi catatan buruk bagi Madrid, terutama bagi Mbappe yang diharapkan dapat memberikan kontribusi lebih untuk tim.