Keputusan Lindolfo Delgado, petinju asal Meksiko, untuk menarik diri dari pertarungan melawan Arthur Biyarslanov dalam perebutan gelar juara dunia kelas welter junior WBC di Riyadh, Arab Saudi, menimbulkan kekecewaan yang mendalam bagi Biyarslanov. Ia secara terbuka mempertanyakan alasan di balik pengunduran diri tersebut setelah menjalani persiapan yang panjang.
Pertarungan untuk memperebutkan sabuk kosong di kelas 140 pon ini awalnya direncanakan menjadi bagian dari kartu pertandingan utama antara Saul Canelo Alvarez dan Christian Mbilli. Namun, pihak Delgado memilih untuk mundur dengan alasan keamanan dan masalah logistik yang muncul akibat ketegangan di wilayah tersebut. Terdapat juga laporan bahwa Delgado mengalami masalah paspor yang menghambat perjalanannya ke luar negeri.
Kritikan Terhadap Tim Delgado
Meski demikian, Biyarslanov (21-0, 17 KO) tidak bisa menerima keputusan tersebut begitu saja. Melalui akun media sosialnya, petinju Kanada yang lahir di Rusia ini mengkritik tim Delgado karena tidak memberikan penjelasan yang jelas. "Saya penasaran bagaimana narasi publik jika saya yang tidak muncul di pertarungan. Saya telah berlatih keras selama 12 minggu jauh dari keluarga dan bersiap mengambil risiko. Sebanyak 19 dari 20 petinju tetap hadir di sini, tetapi tim Delgado bahkan tidak memberikan penjelasan atau menyebut nama saya," tulis Biyarslanov.
Status Peringkat dan Harapan Masa Depan
Saat ini, Delgado menduduki peringkat pertama WBC di kelas welter junior, sedangkan Biyarslanov berada di posisi ketiga. Hingga saat ini, belum ada kepastian apakah WBC akan menjadwalkan ulang pertarungan antara kedua petinju tersebut. Meskipun merasa kecewa, Arthur Biyarslanov tetap optimis untuk mengejar impian menjadi juara dunia di kelas 140 pon pada kesempatan yang akan datang.