Logo
Raket

Kekecewaan Christiansen dan Bøje Usai Gagal Melaju ke Perempat Final Kejuaraan Dunia 2026

Pasangan ganda campuran Denmark, Mathias Christiansen dan Alexandra Bøje, harus mengakhiri perjalanan mereka di Kejuaraan Dunia 2026 lebih awal setelah tersingkir di babak ketiga.

A
Anggun Ratnasari
21 August 2026 22 pembaca
Mathias Christiansen-Alexandra Boje/[Foto: Badminton Europe]
Mathias Christiansen-Alexandra Boje/[Foto: Badminton Europe]

Untuk pertama kalinya dalam karier mereka, pasangan ganda campuran asal Denmark, Mathias Christiansen dan Alexandra Bøje, memasuki Kejuaraan Dunia sebagai unggulan peraih medali. Dengan performa yang mereka tunjukkan sepanjang tahun, harapan tinggi mengiringi mereka untuk pulang dari India dengan medali Kejuaraan Dunia pertama. Namun, harapan tersebut tidak terwujud, karena mereka harus mengakhiri langkah di babak ketiga.

Perjuangan Melawan Yang/Hu

Di sisi lain, pasangan dari Taiwan, Yang/Hu, menunjukkan performa yang sangat baik pada hari itu. Sebelum pertandingan, Denmark memiliki keunggulan dalam rekor pertemuan dengan skor 5–2. Meskipun demikian, Yang/Hu berhasil menemukan strategi yang tepat dan memastikan tempat mereka di perempat final dengan kemenangan 21–13, 9–21, 21–14. Kekecewaan jelas terlihat di wajah para pemain Denmark setelah pertandingan tersebut.

Reaksi Christiansen

Mathias Christiansen mengungkapkan perasaannya setelah kekalahan tersebut, mengatakan, “Kami frustrasi dan sedih karena tidak bisa menang hari ini. Saya rasa kami tidak bermain di level terbaik kami, tetapi kami juga menghadapi beberapa lawan yang bermain sangat baik dan menyulitkan kami, jadi begitulah adanya, tetapi ini agak menyakitkan.”

Sementara itu, Eropa masih memiliki satu pasangan yang tersisa di nomor ganda campuran, yaitu Thom Gicquel dan Delphine Delrue, yang berhasil memastikan tempat mereka di perempat final pada hari yang sama. Di sisi lain, Rasmus Gemke berhasil melaju ke perempat final Kejuaraan Dunia BWF 2026 setelah meraih kemenangan mengesankan dalam tiga game melawan Jonatan Christie dari Indonesia. Pemain senior Denmark yang menduduki peringkat 26 dunia ini memasuki pertandingan babak 16 besar dengan catatan rekor pertemuan yang kurang menguntungkan, tertinggal 2-6 dari Christie, di mana keduanya terakhir kali bertemu dua tahun lalu.

Artikel Terkait