Asosiasi Bulu Tangkis Malaysia (BAM) telah mengumumkan penunjukan Wong Pei Tty sebagai pelatih ganda putri yang baru. Mantan pemain peringkat satu dunia ini akan berkolaborasi dengan pelatih kepala ganda putri, Rosman Razak. Kembalinya wanita berusia 44 tahun ini ke dunia kepelatihan setelah masa jabatan pertamanya yang berakhir pada tahun 2020, menunjukkan komitmen BAM untuk meningkatkan performa tim.
Selama masa jabatannya sebelumnya, Wong Pei Tty berkontribusi signifikan dalam pengembangan pasangan ganda putri, Pearly Tan dan M Thinaah. Selain itu, BAM juga mengumumkan kembalinya Teo Kok Siang, mantan pelatih yang pernah bergabung dengan BAM selama lima tahun sejak 2017 sebelum beralih untuk melatih pemain lain. Teo akan bertanggung jawab atas pelatihan ganda campuran.
Struktur Pelatihan yang Ditingkatkan
Kedua pelatih baru ini akan melapor kepada direktur pelatihan ganda nasional, Rexy Mainaky, pada hari Selasa. BAM menegaskan bahwa penunjukan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk memperbaiki struktur kepelatihan dengan mendatangkan pelatih yang berpengalaman dan memiliki pemahaman mendalam mengenai aspek teknis dan taktis permainan. Familiaritas kedua pelatih dengan struktur organisasi BAM menjadi nilai tambah dalam penunjukan ini.
Keputusan Tim Ganda Putra untuk Asian Games
Sementara itu, para pelatih nasional memiliki pertimbangan tersendiri terkait tidak dimasukkannya pemain ganda putra Soh Wooi Yik ke dalam skuad untuk Asian Games Aichi-Nagoya 2026 yang dijadwalkan berlangsung dari 19 September hingga 4 Oktober. Ketua komite performa BAM, Datuk Seri Lee Chong Wei, menyatakan bahwa ia sepenuhnya mempercayakan proses seleksi kepada tim pelatih dan mendukung keputusan mereka tanpa campur tangan. Lee Chong Wei juga mengakui bahwa pasangan baru Aaron Chia dan Tee Kai Wun memiliki risiko, namun para pelatih siap bertanggung jawab atas pilihan tersebut.
Pada saat itu, tim ganda putra sedang dalam proses perombakan, dan para pelatih harus mempertimbangkan berbagai opsi sebelum menentukan pasangan yang memiliki peluang terbaik untuk meraih medali.