Jakarta - Pertandingan final bulutangkis beregu putra Asian Games 2026 mempertemukan Indonesia dan China di Ichinomiya City Municipal Gymnasium pada Kamis (24/9). Dalam laga ini, Alwi Farhan berhasil meraih kemenangan penting, meskipun Indonesia masih tertinggal 1-2 setelah dua pertandingan awal di mana Jonatan Christie dan pasangan Fajar/Fikri mengalami kekalahan.
Alwi Farhan Menjaga Asa Indonesia
Di partai ketiga, Alwi Farhan bertanding melawan Li Shifeng dengan harapan untuk menjaga peluang Indonesia. Pertandingan dimulai dengan Alwi yang tampil baik, memimpin 3-1, namun Li berhasil membalikkan keadaan dan unggul 8-7. Alwi memberikan perlawanan yang ketat meskipun sempat tertinggal 8-11 setelah smash dari Li yang sempat di-challenge. Namun, Alwi bangkit dan memimpin kembali dengan skor 15-12, bahkan meraih tujuh poin berturut-turut. Pertandingan semakin ketat dan pada akhirnya, Alwi berhasil mengamankan gim pertama dengan skor 23-21 setelah Li gagal melakukan netting.
Perjuangan di Gim Kedua dan Ketiga
Gim kedua dimulai dengan ketat, di mana Li mengambil momentum lebih dulu dengan skor 8-6. Alwi sempat menyamakan kedudukan menjadi 10-10, tetapi kembali tertinggal tipis di interval dengan skor 10-11 setelah pukulannya terjebak di net. Li kemudian menjaga jarak dan akhirnya menang 21-15, memaksa pertandingan dilanjutkan ke gim ketiga.
Di gim ketiga, Alwi kembali memimpin awal dengan skor 4-2. Li berbalik unggul 5-4, tetapi Alwi kembali memimpin dan mencapai interval dengan skor 11-7. Alwi terus menjaga keunggulan dan menjauh dengan skor 18-13. Dia mencapai match point di angka 20-15 dan akhirnya menang 21-16 setelah smash-nya tidak dapat dikembalikan oleh Li.