Purworejo: Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) terus berupaya untuk mempromosikan gaya hidup sehat di masyarakat melalui program Gerakan Masyarakat Aktif dan Bugar (GEMAR). Dalam kesempatan kali ini, Kemenpora bekerja sama dengan pelaksanaan Car Free Day (CFD) di Kabupaten Purworejo untuk mendorong masyarakat agar rutin berolahraga demi mencapai kehidupan yang lebih aktif dan sehat.
Pada acara Senam Sehat GEMAR-CFD yang diadakan di Alun-Alun Purworejo pada hari Minggu (26/7) pagi, Ahmad Arsani selaku Plt. Asisten Deputi Olahraga Layanan Khusus Kemenpora mengajak masyarakat Purworejo untuk aktif berolahraga secara rutin dengan memanfaatkan ruang terbuka yang ada. "Karena itu, program GEMAR Kemenpora memanfaatkan ruang publik, salah satunya melalui optimalisasi kawasan Car Free Day (CFD) sebagai pusat aktivitas fisik yang terjangkau dan mudah diakses masyarakat," ungkap Ahmad Arsani.
Target dan Strategi Kemenpora
Ahmad Arsani juga menambahkan bahwa Kemenpora menargetkan agar lokasi CFD dapat hadir di 514 kota dan kabupaten hingga tahun 2029. Ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam berolahraga. "Meningkatnya partisipasi masyarakat berolahraga akan berdampak meningkatnya kebugaran dan kesehatan masyarakat Indonesia," tambahnya.
Ajakan untuk Berolahraga Secara Mandiri
Sejalan dengan itu, Deputi Koordinasi Penguatan Karakter dan Jati Diri Bangsa Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), Warsito, juga mengajak masyarakat untuk mendukung program GEMAR yang digagas oleh Kemenpora. Ia menekankan pentingnya masyarakat untuk secara mandiri aktif berolahraga secara rutin, bukan hanya saat ada kegiatan olahraga yang difasilitasi oleh pemerintah. Hal ini dikarenakan manfaat dari olahraga rutin dapat meningkatkan kebugaran, kesehatan, dan produktivitas masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Warsito memaparkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) mengenai morbiditas, yaitu data yang menunjukkan persentase keluhan kesehatan penduduk serta tren kasus penyakit tertentu. Pada tahun 2025, angka morbiditas nasional diperkirakan mencapai 28,31%. "Ini berarti dari setiap 100 orang penduduk di Indonesia, ada sekitar 28 hingga 29 orang yang merasakan gangguan fisik atau psikologis dalam 30 hari terakhir," jelas Warsito. Ia mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk memahami pentingnya aktif berolahraga secara rutin guna menjaga kebugaran dan mewujudkan Indonesia yang sehat, serta melahirkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.
"Kita niatkan punya waktu dan mengajak komunitas untuk mengaktifkan olahraga masyarakat di lingkungan dan keluarga masing-masing," ajaknya.
Komitmen Pemerintah Daerah
Bupati Purworejo, Yuli Hastuti, menyampaikan bahwa kegiatan senam bersama dalam rangka GEMAR yang berkolaborasi dengan CFD bertujuan untuk membangun budaya sehat di masyarakat. "Tingginya antusias masyarakat Purworejo yang hadir menandakan semakin tingginya kesadaran pentingnya menjaga kesehatan melalui olahraga yang rutin dan teratur," kata Yuli.
Ia berharap semangat hidup sehat yang ditunjukkan melalui senam bersama ini tidak hanya berhenti pada momentum hari itu saja, melainkan dapat menjadi kebiasaan sehari-hari. "Dengan masyarakat yang sehat, aktif, dan produktif, kita bisa bersama-sama mewujudkan Purworejo berseri yang semakin maju dan sejahtera," tutup Bupati Purworejo.
Sebagai informasi, acara senam bersama GEMAR ini diikuti oleh 2.300 peserta yang terdiri dari unsur Induk Organisasi Olahraga (Inorga) serta masyarakat umum. Beberapa tokoh yang turut hadir dalam senam bersama ini antara lain Asisten Deputi Pemberdayaan Pemuda dan Peningkatan Prestasi Bangsa Kemenko PMK Gatot Hendarto, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Purworejo Bangun Ibrahim, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).