Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) melaksanakan kegiatan Senam Jantung Sehat dalam rangka Rabu Bugar, yang berlangsung di halaman kantor Kemenpora, Jakarta, pada Rabu (21/10/2026) mulai pukul 07.00 WIB. Acara ini dihadiri oleh berbagai komunitas, termasuk Asosiasi Dong Yue Taiji Quan Indonesia (ADYTI), dan dibuka oleh Asisten Deputi Pengelolaan Jasa, Sarana, dan Prasarana Olahraga, Tri Winarno.
Tri Winarno dalam sambutannya menyampaikan bahwa Rabu Bugar merupakan salah satu inisiatif untuk mendorong masyarakat agar lebih aktif dalam berolahraga secara rutin. “Dari sinilah stimulus aktivitas fisik masyarakat untuk mencapai tingkat kebugaran nasional bisa dipicu,” ungkapnya. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara Kemenpora dan berbagai induk organisasi olahraga, baik yang fokus pada kebugaran maupun olahraga prestasi.
Kolaborasi untuk Kebugaran Masyarakat
Tri mengajak semua organisasi olahraga untuk memanfaatkan Kemenpora sebagai tempat untuk melaksanakan berbagai aktivitas. “Apa pun kegiatan dari induk organisasi olahraga, gunakan Kemenpora sebagai rumah aktivitasnya,” tuturnya. Ia berharap kebiasaan berolahraga dapat diterapkan secara berkelanjutan di lingkungan tempat tinggal masing-masing. “Aktivitas kebugaran jangan hanya berhenti di sini, tetapi bisa dilanjutkan di lingkungan rumah,” tambahnya.
Kemenpora juga membuka kesempatan bagi masyarakat di berbagai daerah untuk berpartisipasi dalam meningkatkan kebugaran. Tri berharap ADYTI dapat menjadi pelopor dalam upaya ini.
Pentingnya Aktivitas Fisik di Usia Lanjut
Partisipasi dalam acara ini juga ditunjukkan oleh Bambang Subandriasto (76), seorang instruktur dari Klub Jantung Sehat (KJS), yang telah aktif selama 15 tahun dan menjadi instruktur selama delapan tahun. Ia mengaku tidak pernah absen dalam kegiatan Rabu Bugar yang diadakan oleh Kemenpora. “Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi orang-orang seusia saya untuk terus aktif bergerak walaupun di usia senja,” ujarnya.
Yulia Ichsan (59), salah satu pengurus KJS, juga menyampaikan bahwa setelah mengikuti senam, tubuhnya terasa lebih nyaman. “Jangan lupa, untuk kita yang usianya sudah senja ini, kita harus berolahraga dan terus bergerak. Berjalan kaki saja juga boleh, yang penting bergerak,” kata Yulia.
Kegiatan ini diikuti juga oleh anggota komunitas ADYTI dari Kosambi Baru, Cengkareng, Jakarta Barat. Rokia Wiratan (64) mengungkapkan manfaat Tai Chi bagi kesehatan, yang menurutnya dapat membantu mengurangi keluhan peradangan otot. Ia juga menilai bahwa Tai Chi adalah cara yang baik untuk bersosialisasi. “Buat masyarakat semua, baik tua dan muda, yuk aktif berolahraga, gabung dengan komunitas olahraga di sekitar, supaya termotivasi untuk selalu bergerak aktif,” ajaknya.
Melalui kegiatan Rabu Bugar ini, Kemenpora berharap dapat mendorong lebih banyak masyarakat untuk rutin berolahraga dan menjaga kebugaran, dari usia muda hingga lanjut usia.