Logo
Olahraga Lain

Ketegangan Meningkat, Duel Tyson Fury vs Anthony Joshua Terancam Batal

Pertarungan yang ditunggu-tunggu antara Tyson Fury dan Anthony Joshua menghadapi ketidakpastian terkait lokasi, dengan pihak penyelenggara dan kubu Joshua terlibat dalam perselisihan.

A
Arka Wisena
13 August 2026 22 pembaca
Anthony Joshua dan Tyson Fury
Anthony Joshua dan Tyson Fury

Pertarungan antara Tyson Fury dan Anthony Joshua yang telah lama dinantikan oleh penggemar tinju kini kembali diselimuti ketidakpastian. Meskipun kedua petinju kelas berat ini dilaporkan telah mencapai kesepakatan untuk bertarung, lokasi pertandingan masih menjadi masalah yang diperdebatkan antara tim Joshua dan pihak promotor.

Madison Square Garden di New York sebelumnya dianggap sebagai lokasi yang paling mungkin untuk menyelenggarakan pertarungan yang direncanakan berlangsung pada bulan November. Namun, rencana tersebut ditolak oleh Anthony Joshua dan promotor Eddie Hearn.

Kedua petinju baru saja meraih kemenangan dalam pertandingan terakhir mereka. Fury berhasil mengalahkan Mariusz Wach melalui penghentian dari sudut ring di ronde ketujuh, sementara Joshua bangkit setelah dua kali terjatuh dari Kristian Prenga sebelum menghentikan lawannya di ronde kedua. Kemenangan ini semakin memperkuat persiapan untuk duel yang sangat dinanti-nanti. Namun, Hearn mengungkapkan bahwa masalah lokasi bisa menjadi penghalang utama.

Tekanan untuk Menggelar Pertarungan di AS

Dalam sebuah wawancara dengan The Punch Podcast, Hearn menyatakan bahwa mereka mendapatkan tekanan untuk mengadakan pertarungan di Amerika Serikat, terutama karena Netflix dilaporkan lebih menginginkan laga tersebut berlangsung di negeri Paman Sam. "Semua orang menginginkan pertarungan ini digelar di New York, kecuali Anthony Joshua dan saya. Kami berada di bawah tekanan besar karena Turki Alalshikh dan pihak lainnya mengatakan bahwa Netflix sangat menginginkan laga ini berlangsung di Amerika Serikat," ungkap Hearn.

Hearn menegaskan bahwa dia dan Joshua tidak akan menerima perubahan lokasi begitu saja. Menurutnya, kontrak yang telah disepakati sebelumnya tidak mencantumkan Amerika Serikat sebagai tempat penyelenggaraan. "Kami tidak akan menandatangani kontrak jika sejak awal pertarungan ini harus digelar di Amerika. Jadi, kami perlu membicarakan masalah tersebut," tambahnya.

Peringatan Keras dari Hearn

Hearn memberikan peringatan tegas jika pihak penyelenggara mengumumkan New York sebagai lokasi tanpa persetujuan dari kubu Joshua. Ia menegaskan bahwa mereka siap mengambil langkah untuk membatalkan pertarungan. "Jika mereka mengumumkan pertarungan ini tanpa ada kesepakatan untuk mengubah lokasi, tidak akan ada pertarungan. Kami tidak sedang menggertak. Kami sangat yakin laga ini harus berlangsung di Inggris," tegas Hearn.

Joshua sendiri menginginkan agar pertarungan tersebut diadakan di tanah kelahirannya. Selain menjadi laga terbesar dalam karier kedua petinju, duel ini juga berpotensi menjadi salah satu pertandingan tinju paling monumental yang pernah diselenggarakan di Inggris. Saat ini, belum ada keputusan final mengenai lokasi pertandingan, dan perselisihan antara kepentingan komersial penyelenggara dan keinginan kubu Joshua membuat kepastian duel Tyson Fury versus Anthony Joshua masih harus menunggu kesepakatan lebih lanjut.

Artikel Terkait