Pertarungan untuk meraih gelar MotoGP 2026 berpotensi menimbulkan masalah bagi Aprilia. Justin Marks, pemimpin Trackhouse, mengungkapkan keraguannya mengenai apakah Aprilia akan membiarkan Ai Ogura dan Raul Fernandez bersaing tanpa batasan jika keduanya harus berhadapan langsung dengan Jorge Martin dan Marco Bezzecchi.
Aprilia saat ini sedang menikmati salah satu musim terbaik dalam sejarah MotoGP. Dengan performa kompetitif RS-GP, pabrikan yang berbasis di Noale ini memiliki kesempatan besar untuk meraih gelar juara dunia pembalap untuk pertama kalinya di era MotoGP 1.000cc. Menariknya, persaingan ini tidak hanya melibatkan dua pembalap dari tim pabrikan, tetapi juga Ai Ogura dan Raul Fernandez dari Trackhouse, yang merupakan tim satelit Aprilia, yang menunjukkan performa menjanjikan dalam perburuan gelar.
Setelah 12 seri, Jorge Martin memimpin klasemen dengan 240 poin, diikuti oleh Marco Bezzecchi di posisi kedua dengan selisih 31 poin. Sementara itu, Ogura hanya tertinggal 37 poin dari Martin. Fernandez juga layak diperhitungkan, setelah meraih kemenangan di MotoGP Inggris, ia kini berada di posisi keenam dengan selisih 56 poin dari Martin, dan sedang dalam tren positif dengan tiga podium Grand Prix berturut-turut.
Pertanyaan Tentang Team Order
Kondisi ini memunculkan pertanyaan mengenai kemungkinan adanya perintah tim jika persaingan berlangsung hingga seri terakhir di Valencia. Massimo Rivola, CEO Aprilia, sebelumnya telah menegaskan bahwa mereka tidak akan menghalangi Ogura maupun Fernandez untuk bersaing dalam merebut gelar. Menurutnya, siapa pun yang menjadi juara akan memberikan keuntungan bagi Aprilia, karena motor RS-GP berada di posisi teratas.
Namun, Justin Marks masih meragukan situasi tersebut. Ia berharap hubungan Trackhouse dengan Aprilia tetap terjalin sebagai mitra, bukan hanya sebagai tim satelit. “Jika kami pergi ke Valencia dan kami bersaing dengan Marco atau Jorge untuk kejuaraan, saya tidak tahu,” ungkap Marks.
Kekhawatiran akan Team Order
Marks menekankan pentingnya perlakuan yang setara bagi Trackhouse dalam hal perangkat, komunikasi dengan engineer, dan dukungan teknis. Kekhawatiran mengenai potensi adanya perintah tim muncul, mengingat Aprilia tentu ingin mengamankan gelar pertamanya. Namun, perjalanan masih panjang dan situasi klasemen dapat berubah dengan cepat.
Perubahan tersebut sudah terlihat dari perjalanan Bezzecchi. Setelah memimpin Martin dengan 17 poin usai MotoGP Italia, ia kini justru tertinggal jauh dan hanya unggul sembilan poin dari Marc Marquez. Dalam kondisi ini, keberadaan Ogura dan Fernandez bisa menjadi faktor penentu dalam menentukan siapa yang akhirnya akan meraih gelar juara MotoGP 2026.