Logo
Berita Olahraga

Kisah Tragis San Antonio Spurs di Final NBA 2026

San Antonio Spurs mengalami momen mengecewakan dalam sejarah mereka setelah gagal meraih gelar juara NBA meskipun mendominasi di setiap pertandingan. Mereka kalah dari New York Knicks dengan skor 4-1...

S
Surya Kirana
16 June 2026 2 pembaca
Foto: IMAGN IMAGES via Reuters Connect/Dustin Safranek
Foto: IMAGN IMAGES via Reuters Connect/Dustin Safranek

San Antonio Spurs mencatatkan sejarah kelam di NBA setelah gagal meraih gelar juara di final, meskipun selalu unggul dengan selisih dua digit poin di setiap pertandingan. Dalam final NBA 2026, Spurs harus menerima kekalahan dari New York Knicks dengan skor 4-1, yang sekaligus mengakhiri penantian gelar Knicks selama 53 tahun.

Pertandingan yang Menegangkan

Walaupun Spurs tidak menyerah tanpa perlawanan, mereka tetap harus mengakui keunggulan Knicks. Di setiap pertandingan, Spurs berhasil memimpin dengan selisih poin yang cukup signifikan. Total keunggulan poin Spurs selama babak playoff mencapai +173, yang merupakan selisih poin terbesar bagi tim yang tidak berhasil menjadi juara di final NBA.

Dalam laga melawan New York Knicks, Spurs sempat memimpin dengan 15 poin di pertandingan pertama, 16 poin di pertandingan kedua, 13 poin di pertandingan ketiga (yang menjadi satu-satunya kemenangan mereka), 29 poin di pertandingan keempat, dan 16 poin di pertandingan kelima. Pertandingan keempat menjadi momen paling dramatis dengan Knicks berhasil melakukan comeback dan menang tipis 107-106.

Pelajaran Berharga dari Kekalahan

Bintang Spurs, Victor Wembanyama, menyampaikan pandangannya mengenai kekalahan tersebut. "Salah satu dari banyak hal yang saya pelajari adalah margin kesalahan sangat, sangat tipis," ungkapnya. Ia menambahkan, "Dominasi kami benar-benar mutlak. Kami benar-benar mendominasi sebagian besar seri ini, tetapi kesalahan kami, kekeliruan kami, dihukum dengan sangat berat. Kami tidak punya alasan apa-apa," tutupnya.

Dengan hasil ini, Spurs harus merenungkan perjalanan mereka dan mencari cara untuk bangkit di masa depan, sementara Knicks merayakan keberhasilan mereka setelah waktu yang lama menunggu untuk kembali meraih trofi NBA.

Artikel Terkait