Logo
Sepakbola

Klopp Menyentil Sorloth: Keputusan yang Merugikan Tim

Juergen Klopp mengkritik Alexander Sorloth karena tidak mengoper bola kepada Erling Haaland, yang dinilai berkontribusi pada kekalahan Norwegia dari Inggris di Piala Dunia 2026.

D
Dyah Entenopo
13 July 2026 37 pembaca
Alexander Sorloth
Alexander Sorloth

Miami Gardens - Juergen Klopp mengungkapkan kekecewaannya terhadap keputusan Alexander Sorloth yang memilih untuk tidak mengoper kepada Erling Haaland. Menurut Klopp, tindakan tersebut menjadi salah satu penyebab utama kekalahan Norwegia dari Inggris.

Norwegia harus mengakhiri perjalanan mereka di perempat final Piala Dunia 2026 setelah kalah 1-2 dari Inggris setelah perpanjangan waktu. Tim Skandinavia ini sempat memimpin berkat gol dari Andreas Schjelderup, namun Jude Bellingham berhasil mencetak dua gol untuk membalikkan keadaan.

Kekalahan ini sangat mengecewakan bagi Norwegia, yang sebelumnya menunjukkan performa mengejutkan di turnamen ini. Saat mereka unggul 1-0, Norwegia memiliki peluang emas untuk menambah keunggulan sebelum jeda. Dalam sebuah serangan balik, Norwegia berhasil menciptakan situasi dua lawan satu ketika Sorloth membawa bola ke area penalti. Namun, alih-alih mengoper kepada Haaland yang berada dalam posisi lebih baik, Sorloth justru mencoba untuk menembak dan gagal.

Beberapa saat setelah itu, Bellingham berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Keputusan Sorloth untuk tidak memberikan bola kepada Haaland pun menjadi sorotan dan kritik dari para penggemar Norwegia.

Analisis Klopp tentang Keputusan Sorloth

Klopp, yang kini menjadi analis di stasiun TV Jerman, Magenta TV, memberikan pandangannya mengenai tindakan Sorloth. Ia berpendapat bahwa jika Norwegia berhasil mencetak gol kedua, jalannya pertandingan di babak kedua bisa jadi berbeda.

“Dalam situasi dua lawan satu itu, Norwegia harus mencetak gol. Momen-momen seperti itu sangat krusial dalam pertandingan besar. Itulah sebabnya bermain dengan dua striker tidak selalu menjadi pilihan yang tepat,” ujar Klopp.

Ia menambahkan, “Ketika semuanya berjalan dengan baik, sistem ini sangat efektif. Namun terkadang, insting para striker justru bisa merugikan tim.” Klopp juga menekankan bahwa ia telah bekerja dengan banyak striker sepanjang kariernya dan memahami keinginan mereka untuk mencetak gol.

Pentingnya Kerjasama Tim

“Semua orang ingin menjadi pencetak gol. Namun dalam situasi dua lawan satu, tim harus mencetak gol. Itu adalah latihan yang dipraktikkan setiap tim di dunia setiap hari,” tutup Klopp, menekankan pentingnya kerjasama dalam tim untuk meraih kesuksesan di lapangan.

Artikel Terkait