Nicolo Bulega turut memberikan pendapat setelah foto lengan kanan Marc Marquez menjadi viral di berbagai platform media sosial. Pembalap dari tim Ducati ini menilai bahwa apa yang dilakukan Marquez saat ini melampaui kemampuan yang dimiliki oleh pembalap MotoGP pada umumnya.
Marc Marquez kembali menarik perhatian publik setelah mengunggah foto dirinya yang sedang berlatih di pusat kebugaran. Dalam gambar tersebut, terlihat perbedaan mencolok antara kondisi lengan kanan dan kirinya setelah menjalani serangkaian operasi. Cedera pada lengan kanan Marquez sebenarnya sudah menjadi masalah yang berkepanjangan sejak insiden kecelakaan pada tahun 2020. Keadaan ini semakin memburuk setelah kecelakaan yang melibatkan Marco Bezzecchi di MotoGP Indonesia tahun lalu.
Marquez kemudian menjalani operasi pada bulan Oktober 2025 untuk mengatasi cedera bahu yang dideritanya. Beberapa bulan setelahnya, ia kembali harus menjalani operasi karena sekrup yang dipasang sebelumnya bergeser dan menekan saraf radial di lengan kanannya. Meskipun harus absen dari dua balapan akibat operasi tersebut, Marquez tetap mampu bersaing dalam perburuan gelar MotoGP 2026. Saat ini, ia hanya tertinggal 19 poin dari Jorge Martin yang memimpin klasemen.
Kagum dengan Kemampuan Marquez
Kondisi ini membuat Nicolo Bulega merasa perlu untuk angkat bicara. Pembalap yang kini memimpin klasemen World Superbike dan juga berperan sebagai test rider Ducati ini mengungkapkan kekagumannya terhadap kemampuan Marquez yang tetap kompetitif meski kondisi fisiknya belum sepenuhnya pulih. "Ini olahraga yang berat. Anda harus berlatih keras dan berada dalam kondisi fisik 100 persen. Saya rasa hanya Marc yang bisa melakukan apa yang dia lakukan sekarang dengan satu setengah lengan," ungkap Bulega.
Pentingnya Latihan Fisik bagi Pembalap
Bulega juga menjelaskan alasan di balik pentingnya latihan fisik yang intens bagi seorang pembalap motor. Ia menyatakan bahwa masih ada anggapan keliru bahwa mengendarai motor tidak memerlukan kekuatan fisik yang sama besarnya dengan olahraga lainnya. "Orang-orang tidak memahami betapa sulitnya mengendarai sepeda motor dan bertanya kepada saya mengapa saya pergi ke gym. Mereka berkata, 'Anda hanya mengendarai sepeda motor'," tambah Nicolo Bulega.
Komentar Bulega semakin menarik karena ia pernah menggantikan Marquez dalam dua balapan terakhir pada musim 2025 setelah operasi bahunya yang pertama. Mulai musim 2027, Bulega akan menjadi pembalap penuh waktu di MotoGP bersama tim VR46. Ia juga dianggap sebagai salah satu kandidat penerus Marquez di Ducati jika sang juara dunia tujuh kali itu memutuskan untuk pensiun atau meninggalkan tim. Namun, untuk saat ini, Bulega mengakui betapa sulitnya untuk menyamai kemampuan Marquez dalam kondisi fisik seperti sekarang.