Logo
Moto GP

Kondisi Lintasan Jadi Faktor Performa Jorge Martin di GP Aragon

Jorge Martin mengalami kesulitan dalam balapan MotoGP Aragon Grand Prix, yang lebih disebabkan oleh karakteristik lintasan daripada masalah pada motornya. Meskipun hasilnya kurang memuaskan, Martin te...

A
Arka Wisena
02 September 2026 23 pembaca
Performa Jorge Martin di GP Aragon Dipengaruhi Kondisi Lintasan - sumber: (motorsport)
Performa Jorge Martin di GP Aragon Dipengaruhi Kondisi Lintasan - sumber: (motorsport)

Jorge Martin menghadapi tantangan di MotoGP Aragon Grand Prix, di mana penampilannya tidak memuaskan. Hal ini lebih dipengaruhi oleh karakteristik lintasan di MotorLand dibandingkan dengan masalah signifikan pada motornya, Aprilia. Dalam balapan ini, Martin tidak tampil sebagai kandidat kuat, dengan catatan waktu kualifikasi yang lebih lambat setengah detik dari pole position dan hanya mampu menyelesaikan balapan di posisi kelima, jauh dari podium.

Performa Martin di Aragon sangat kontras dengan hasilnya di Silverstone tiga minggu sebelumnya, di mana ia berhasil meraih pole position, memenangkan sprint, dan finis di posisi kedua dalam grand prix. Meskipun demikian, keunggulan Ducati di Aragon mungkin menjadi faktor yang mempengaruhi hasilnya, meski Marco Bezzecchi yang berhasil meraih podium menunjukkan bahwa RS-GP memiliki potensi lebih.

Kesulitan dengan Traksi

Sepanjang akhir pekan, Martin mengalami kesulitan dengan kurangnya traksi, sebuah masalah yang tidak dialami oleh pembalap Aprilia lainnya dengan cara yang sama. "Saya tidak merasakan banyak grip. Mungkin saya perlu lebih banyak latihan di trek datar karena saya merasa selalu longgar dan tidak benar-benar menikmati motor, tapi ini bagian dari perjalanan," ungkap Martin.

Masalah grip menjadi penghalang utama bagi Martin, meskipun menjelang akhir balapan, ia mulai merasakan perbaikan dan mampu mendekati Alex Marquez. Martin juga mengakui bahwa beberapa balapan awal musim ini cukup menantang, dengan performa yang berfluktuasi dari satu balapan ke balapan lainnya. Setelah kembali menggunakan setup lama di Silverstone, yang membawanya meraih kemenangan ganda di Le Mans, Martin berhasil menemukan kembali 'perasaan' yang sempat hilang.

Optimisme untuk Balapan Selanjutnya

Meskipun hasil di Aragon tidak sesuai harapan, Martin merasa nyaman dengan motornya dan tidak merasa perlu panik meskipun keunggulan di klasemen kejuaraan menyusut dari 31 menjadi 19 poin setelah Marc Marquez meraih kemenangan ganda di Aragon. Martin menilai Aragon sebagai trek terburuknya musim ini dan menganggap akhir pekan tersebut sebagai usaha untuk meminimalkan kerugian. "Saya rasa ini lebih tentang trek ini khususnya yang membuat saya kesulitan," jelasnya. "Saya benar-benar ingin menyelesaikan akhir pekan ini dan meraih dua posisi lima besar. Dalam akhir pekan yang sangat buruk, mungkin yang terburuk musim ini dalam hal kecepatan, saya masih bisa meraih beberapa poin. Saya lebih memilih itu daripada mengambil risiko dan jatuh. Mungkin di balapan selanjutnya saya harus mengambil lebih banyak risiko, tapi bukan untuk yang ini."

Artikel Terkait