Pasangan ganda putri Korea, Lee So Hee dan Baek Ha Na, berhasil merebut medali emas di Kejuaraan Dunia setelah mengalahkan pasangan terkuat dunia, Tan Ning dan Liu Sheng Shu dari China. Pertandingan final yang berlangsung di New Delhi, India, pada tanggal 23 (waktu Korea) berakhir dengan skor 2-0 (21-15, 21-15), menandai pencapaian luar biasa bagi bulu tangkis Korea setelah 31 tahun.
Kemenangan ini menjadi yang pertama bagi Korea dalam kategori ganda putri di Kejuaraan Dunia sejak pasangan Gil Young-ah dan Jang Hye-ok meraih trofi pada tahun 1995. Lee So Hee dan Baek Ha Na merasakan kegembiraan luar biasa setelah berhasil mencapai final, sebelumnya mereka mengalahkan pasangan Ryu Sung-soo dan Tan Ning di semifinal BWF World Tour Finals tahun lalu. Meskipun mereka sempat mengalami lima kekalahan beruntun melawan pasangan tersebut tahun ini, mereka berhasil membalas dendam di kompetisi yang dianggap paling penting tahun ini.
Perjalanan Menuju Kemenangan
Lee So Hee, yang sebelumnya pernah meraih medali perunggu dan perak bersama Shin Seung-chan, kini menambah koleksi medali emasnya di Kejuaraan Dunia. Dengan tambahan medali ini, ia telah mengumpulkan ketiga warna medali di ajang tersebut. Sementara itu, Baek Ha Na meraih medali emas pertamanya setelah tampil di semifinal dan final Kejuaraan Dunia.
Setelah pertandingan, Lee So Hee mengungkapkan rasa syukurnya, "Saya tidak pernah membayangkan akan memenangkan Kejuaraan Dunia di usia 32 tahun. Saya pikir saya bisa memenangkan medali emas karena Ha Na bermain sangat baik." Ia juga menambahkan, "Karena saya memenangkan medali emas bersama Ha Na, saya rasa saya tidak punya nasihat untuk diberikan kepadanya." Sebelumnya, Lee So Hee juga menyatakan bahwa sulit memberinya nasihat karena ia juga pernah kalah di final.
Strategi dan Adaptasi di Lapangan
Baek Ha Na, yang merasakan momen bersejarah dengan medali emas pertamanya, menjelaskan bahwa ia sangat fokus untuk beradaptasi dengan kondisi angin di dalam gimnasium. Ia menyatakan, "Saya pikir saya hanya perlu memukul bola tanpa membuat kesalahan, dan karena angin bertiup, saya memutuskan untuk memukulnya ke dalam." Kemenangan ini memberikan sinyal positif bagi tim bulu tangkis Korea menjelang Asian Games Aichi-Nagoya 2026 yang akan datang.
Pasangan Lee So Hee dan Baek Ha Na diharapkan tidak hanya meraih medali emas di nomor ganda putri, tetapi juga memberikan dukungan signifikan bagi tim beregu putri Korea, yang mengincar gelar kedua berturut-turut. Dalam nomor beregu, terdapat tiga pertandingan tunggal dan dua pertandingan ganda; jika mereka berhasil menang di pertandingan ganda pertama bersama pemain tunggal peringkat 1 dunia, An Se-young, maka peluang untuk menghadapi tim kuat seperti China dan Jepang sangat terbuka.