Jakarta - Dalam laga final Piala Dunia 2026 yang mempertemukan Argentina dan Spanyol, pemain Argentina terlibat dalam sejumlah insiden yang menunjukkan permainan kasar. Steve McManaman, mantan pemain Real Madrid, merasa prihatin melihat tingkah laku tersebut. Pertandingan berlangsung di New York New Jersey Stadium, AS, pada Senin (20/7) dini hari WIB, di mana Spanyol berhasil meraih kemenangan 1-0 berkat gol dari Ferran Torres di babak perpanjangan waktu.
Pelanggaran dan Kartu Merah
Selama pertandingan, kedua tim mencatatkan banyak pelanggaran, dengan Spanyol melakukan 21 pelanggaran dan Argentina 24 pelanggaran. Tim Matador menerima lima kartu kuning, ditambah satu kartu merah yang diterima oleh Enzo Fernandez. Enzo diusir dari lapangan setelah menerima dua kartu kuning akibat tekel kerasnya terhadap Cubarsi.
Setelah pertandingan, keributan terjadi di lapangan. Leandro Paredes terlihat mencengkeram Eric Garcia sebelum membanting Gavi. Sebelumnya, Nahuel Molina juga terlibat insiden dengan menampar Rodri.
Kritik dari McManaman
Steve McManaman tidak segan-segan mengkritik permainan Argentina. Ia menilai, "Mereka adalah tim terbaik di dunia dengan pemain terbaik di dunia. Namun mereka memukul, mendorong, menendang, menekel dengan kasar sepanjang laga." Ia menambahkan bahwa penampilan Argentina sangat memalukan dan tidak menunjukkan permainan yang baik.
McManaman juga mengatakan, "Seluruh dunia melihat pertandingan ini. Jika Anda bukan pecinta sepakbola dan menonton final ini, Anda akan meminta pertandingan dihentikan." Ia menutup komentarnya dengan menyatakan bahwa penampilan Argentina sangat mengecewakan.