Jakarta - Taufik Hidayat, seorang legenda bulutangkis Indonesia, akan mengadakan laga amal bersama sejumlah mantan atlet peraih medali emas Olimpiade. Pertandingan tersebut akan melibatkan nama-nama besar seperti Hendra Setiawan dan Lin Dan dari Tiongkok, dan akan berlangsung di Hall Basket Gelora Bung Karno (GBK) pada hari Sabtu, 1 Agustus 2026.
Event ini akan menampilkan atlet-atlet terkenal seperti Ricky Soebagdja, Candra Wijaya, Hendra Setiawan, Liliyana Natsir, dan Tontowi Ahmad. Kehadiran Lin Dan sebagai tamu spesial diharapkan dapat menambah keseruan acara ini.
Apresiasi untuk Legenda Bulutangkis
"Kami melihat event ini sebagai sebuah bentuk apresiasi terhadap legenda bulutangkis nasional yang telah mengharumkan nama bangsa di panggung dunia, sekaligus menjadi ajang untuk menginspirasi anak-anak sebagai generasi penerus dan calon atlet masa depan bangsa agar bisa mengenal dunia bulu tangkis lewat laga ini," ungkap Taufik Hidayat dalam konferensi pers di Senayan, pada 31 Juli 2026.
Dia juga menambahkan, "Dan bukan tidak mungkin ke depannya mereka bisa tumbuh jadi calon atlet penerus yang bisa mengharumkan nama bangsa di kancah dunia." Taufik, yang merupakan peraih medali emas Olimpiade Athena 2004, berharap event ini dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan bulutangkis di Indonesia.
Momentum untuk Euforia Bulutangkis
Ricky Achmad Soebagdja, legenda bulutangkis yang juga peraih medali emas Olimpiade Atlanta 1996, menyatakan dukungannya terhadap acara ini. Ia berpendapat bahwa kegiatan ini dapat memberikan pengalaman yang berbeda bagi para penggemar bulutangkis.
"Kehadiran event seperti ini menjadi momentum yang baik untuk menghadirkan kembali euforia bulu tangkis di tengah masyarakat, sekaligus semakin mendekatkan olahraga ini kepada para penggemarnya," jelasnya. Ia juga menyoroti kehadiran Lin Dan yang sangat berarti, mengingat prestasinya yang luar biasa di dunia bulutangkis.
Selain pertandingan persahabatan, acara ini juga memiliki misi sosial melalui lelang amal untuk mendukung atlet bulutangkis Indonesia. Para legenda bulutangkis akan melelang koleksi pribadi mereka, dan hasil lelang akan disalurkan kepada atlet yang membutuhkan.
Taufik berharap, "Tahun lalu tembus Rp 2,5 miliar (lelang amal). Mudah-mudahan tahun ini lebih baik lagi. Tahun kemarin juga ada (keterlibatan) Ci Susy Susanti dan Koh Alan Budikusuma, serta ada Apriyani Rahayu, tapi karena di waktu sekarang tak bisa ikut, tak mengurangi rasa kecintaan mereka."