Jakarta - Pertandingan antara Persib Bandung dan Manila Digger telah dipindahkan ke Stadion Si Jalak Harupat. Keputusan ini diambil karena kondisi lapangan Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) yang dinilai sangat memprihatinkan. Awalnya, laga playoff AFC Champions League (ACL) 2 dijadwalkan berlangsung di GBLA pada 31 Agustus mendatang, namun karena lapangan yang belum siap, Persib terpaksa mengalihkan lokasi pertandingan.
Dalam jadwal yang tertera di laman AFC, laga Persib melawan Manila Digger kini akan dilaksanakan di SJH. Pertandingan ini juga akan berlangsung tanpa penonton, mengingat Persib sedang menjalani sanksi.
Kondisi Lapangan yang Memprihatinkan
Marc Klok, gelandang Persib, menyampaikan rasa sedihnya atas keputusan tersebut, "Sedikit sedih kenapa tidak bermain di GBLA, karena ini adalah stadion kita, bukan (Si Jalak) Harupat. Tapi kalau itu solusinya, kita terima, kita main. Tidak mengeluh, dan gas," ujarnya.
Di media sosial, banyak beredar foto-foto yang menunjukkan kondisi lapangan GBLA yang tidak layak digunakan. Beberapa bagian lapangan terlihat tanpa rumput, hanya menyisakan tanah, yang menimbulkan kekhawatiran di kalangan Bobotoh, pendukung setia Persib, mengenai kemungkinan tim tidak dapat bermain di GBLA saat musim kompetisi baru dimulai.
Pencarian Solusi untuk Memperbaiki Lapangan
Persib dikabarkan masih mencari vendor untuk memperbaiki kondisi lapangan. Masalah ini sebenarnya sudah dihadapi oleh tim sejak musim lalu, dan kini situasi yang sama kembali terjadi.
Pelatih Persib, Igor Tolic, juga mengeluhkan kondisi lapangan GBLA. Ia menyatakan bahwa lapangan pendamping GBLA yang digunakan untuk latihan juga dalam keadaan yang tidak baik. "Sekarang kita di sini, lapangannya seperti ini, jadi kita perlu melihat di mana kita akan bermain ACL dan kapan kita akan bermain di liga. Karena lapangan ini tidak layak pakai," kata Igor.
Ia menambahkan, "Ambil foto lapangan ini dan Anda akan melihat semuanya. Anda cukup memasang foto lapangan dan semuanya sudah jelas," ujarnya. Dengan permasalahan ini, Persib harus segera menemukan solusi agar dapat bermain di lapangan yang layak untuk kompetisi yang akan datang.