Logo
Olahraga Lain

Larry Holmes Yakin Oleksandr Usyk Tak Akan Kalahkan Muhammad Ali

Oleksandr Usyk, petinju asal Ukraina, telah meraih banyak prestasi, namun Larry Holmes berpendapat bahwa ia tidak akan mampu mengalahkan Muhammad Ali dalam pertarungan.

E
Elvira Adhitama
02 July 2026 23 pembaca
Muhammad Ali dan Oleksandr Usyk
Muhammad Ali dan Oleksandr Usyk

Oleksandr Usyk telah membuktikan dirinya sebagai salah satu petinju terkemuka di generasinya. Petinju dari Ukraina ini berhasil merebut gelar juara dunia tak terbantahkan di kelas penjelajah dan kelas berat, pencapaian yang sebelumnya hanya diraih oleh legenda tinju Evander Holyfield. Keberhasilan tersebut membuat banyak penggemar mulai membandingkan Usyk dengan para legenda kelas berat, termasuk Muhammad Ali. Terlebih lagi, Usyk telah mencatatkan kemenangan melawan sejumlah petinju terkenal seperti Anthony Joshua, Tyson Fury, dan Daniel Dubois dalam beberapa tahun terakhir.

Pandangan Larry Holmes

Namun, mantan juara dunia kelas berat Larry Holmes memiliki pandangan yang berbeda. Holmes, yang pernah mengalahkan Muhammad Ali pada tahun 1980, menilai bahwa Usyk tidak akan mampu menandingi kehebatan Ali jika keduanya bertarung dalam kondisi terbaik. Menurut Holmes, perbedaan gaya bertarung menjadi faktor kunci yang akan membuat Ali mendominasi pertarungan tersebut. "Mengapa Ali akan menang? Karena gaya bertarung mereka sangat berbeda. Ali akan masuk ke ring dengan strategi yang sudah dipersiapkannya, dan saya rasa Usyk tidak akan mampu mengatasinya. Menurut saya, dia akan kalah sejak ronde pertama," ungkap Holmes kepada CanadaCasino.

Perdebatan Seputar Usyk

Komentar dari Holmes menambah panjang daftar perdebatan mengenai posisi Usyk dalam sejarah kelas berat. Meskipun Usyk telah mengumpulkan berbagai prestasi yang mengesankan, banyak pengamat berpendapat bahwa perbandingan lintas era sulit dilakukan karena adanya perbedaan dalam teknik, aturan, dan kualitas lawan di setiap generasi. Sementara itu, masa depan Usyk masih menjadi tanda tanya. Setelah mengosongkan gelar juara dunia WBC, WBA, dan IBF, petinju berusia 39 tahun ini mengisyaratkan bahwa ia hanya akan menjalani satu pertarungan lagi sebelum pensiun.

Manajernya, Sergey Lapin, sebelumnya menyatakan bahwa Usyk sedang mempertimbangkan beberapa opsi untuk laga terakhirnya. Nama mantan juara dunia kelas berat WBC, Deontay Wilder, sempat muncul sebagai calon lawan, begitu juga dengan bintang UFC, Jon Jones. Di sisi lain, peluang untuk bertarung melawan juara WBC Agit Kabayel disebut semakin kecil. Selain itu, duel ulang melawan Rico Verhoeven juga mulai banyak dibicarakan setelah pertemuan pertama mereka yang berlangsung sengit dan memicu kontroversi.

Apa pun keputusan yang diambil, Oleksandr Usyk dipastikan akan mengakhiri kariernya sebagai salah satu petinju paling sukses di era modern, meskipun perdebatan mengenai posisinya dibandingkan dengan legenda seperti Muhammad Ali tampaknya akan terus berlanjut.

Artikel Terkait