Istanbul - Leandro Trossard, yang sebelumnya bermain untuk Arsenal, mengalami kejadian tidak mengenakkan di Liga Turki saat membela Besiktas. Dalam pertandingan melawan Alanyaspor yang berlangsung di Bahcesehir Olullari Arena pada Senin, 24 Agustus 2026, Trossard menjadi korban kekerasan di lapangan.
Pemain asal Belgia ini tampil sebagai starter dalam laga yang berakhir dengan kekalahan Besiktas 0-1. Dalam sebuah insiden saat perebutan bola, Trossard tiba-tiba dipukul dari belakang oleh kapten Alanyaspor, Fidan Aliti. Pukulan tersebut membuatnya terjatuh, namun wasit tidak memberikan pelanggaran atas insiden yang terjadi.
Reaksi Trossard terhadap Keputusan Wasit
Trossard merasa sangat kesal karena wasit tidak memberikan peringatan kepada Aliti. Ia berpendapat bahwa tindakan lawan tersebut layak mendapatkan kartu merah. "Dengan adanya VAR, keputusan seharusnya jelas dibatalkan. Saya merasa lawan memukul saya," ungkap Trossard. "Itu jelas kartu merah. Keputusan seharusnya diubah," tegasnya.
Keberatan Besiktas atas Kepemimpinan Wasit
Besiktas juga menyampaikan ketidakpuasan mereka terhadap kepemimpinan wasit dalam pertandingan tersebut. Selain insiden yang melibatkan Trossard, wasit juga membatalkan gol yang dicetak oleh Oh Hyeon-gyu pada menit ke-20. Dalam pernyataan resmi, Besiktas menyatakan, "Pemain lawan menampar Trossard tepat di depan mata dunia. Wasit Adnan Deniz Kayatepe gagal melihat insiden tersebut. Sementara itu, Bülent Birincioğlu di ruang VAR tetap diam."
Leandro Trossard bergabung dengan Besiktas pada musim panas 2026, setelah ditebus dari Arsenal dengan biaya sebesar 17 juta paun (sekitar Rp412 miliar).