Logo
Raket

Lee Cheuk Yiu Tetap Optimis Meski Kalah di China Masters

Lee Cheuk Yiu, pemain bulu tangkis peringkat 25 dunia, mengalami kekalahan di final China Masters melawan Jason Gunawan, namun tetap merasa bangga dengan pencapaian tersebut.

C
Citra Erwana
07 September 2026 20 pembaca
Jason Gunawan-Lee Cheuk Yiu/[Foto:AFP]
Jason Gunawan-Lee Cheuk Yiu/[Foto:AFP]

Lee Cheuk Yiu, yang menempati peringkat 25 dunia, harus mengakui kekalahan dari rekan senegaranya, Jason Gunawan, di Shenzhen, dalam turnamen Super 750 pertamanya. Meskipun demikian, Lee menyatakan bahwa hari itu merupakan "hari terbaik dalam sejarah bulu tangkis Hong Kong".

Pemain berusia 30 tahun ini melangkah ke final setelah mengalahkan sejumlah pemain Hong Kong lainnya, termasuk Angus Ng Ka-long, serta duo Prancis Toma Junior Popov dan Christo Popov, serta petenis peringkat 2 dunia. Namun, saat bertemu Gunawan, yang berada di peringkat 32 dunia dan juga sedang berkompetisi di ajang Super 750 pertamanya, Lee tidak dapat menunjukkan performa terbaiknya.

Perjalanan Menuju Final

Lee Cheuk Yiu sebelumnya telah mencapai posisi kedua di India Open pada tahun 2024 dan 2025. Namun, dalam pertandingan final di China Masters, ia kalah dalam dua set langsung. "Terlepas dari hasilnya, hari ini adalah hari terbaik dalam sejarah bulu tangkis bagi Hong Kong," ungkap Lee. Ia juga menyampaikan rasa senangnya bisa bermain bersama Jason, yang akhirnya meraih gelar pertamanya di turnamen Super 750.

Lee menambahkan, "Dia bermain sangat bagus hari ini. Mungkin saya terlalu bersemangat sehingga memengaruhi penilaian saya terhadap beberapa pukulan. Saya bisa bermain lebih baik, tetapi saya tetap sangat senang bisa naik podium lagi; ini sangat berarti setelah sekian lama."

Persiapan untuk Asian Games

Jason Gunawan, yang sebelumnya berhasil mengalahkan petenis nomor satu dunia, Jonatan Christie, dan bintang Denmark, Anders Antonsen, berhasil mendominasi set pertama dengan skor 21-9. Kekalahan ini membuat Lee Cheuk Yiu masih belum meraih gelar sejak memenangkan Hong Kong Open pada tahun 2019, setelah mengalami kekalahan dalam empat final antara tahun 2023 dan 2025.

Kedua pemain, Lee dan Gunawan, kini bersiap untuk mengikuti Asian Games, di mana mereka akan berkompetisi bersama 18 atlet lainnya, terdiri dari delapan pria dan sepuluh wanita. Lee dan Ng akan berpartisipasi dalam nomor tunggal putra dan beregu, sementara Gunawan hanya akan bermain di nomor beregu. "Ini jelas meningkatkan kepercayaan diri saya dan ini merupakan persiapan yang sangat baik untuk Asian Games Nagoya, dan terima kasih atas dukungan semua penonton tuan rumah hari ini," tutup Lee Cheuk Yiu.

Artikel Terkait