Di Indira Gandhi Stadium, babak pertama BWF Kejuaraan Dunia 2026 kemarin menjadi pelajaran berharga bagi Leong Jun Hao, pemain tunggal putra Indonesia, bahwa setiap lawan harus dihargai, termasuk mereka yang berasal dari negara dengan tradisi bulu tangkis yang minim. Jonathan Matias, yang menduduki peringkat 66 dunia, menunjukkan bahwa ia bukan lawan yang mudah, membuat Jun Hao berjuang keras untuk meraih kemenangan.
Akhirnya, pengalaman Jun Hao berperan penting dalam pertandingan tersebut, di mana ia berhasil meraih kemenangan dengan skor 21-19, 21-15 dalam waktu 46 menit, sekaligus memastikan tempatnya di babak kedua. Jun Hao mengakui bahwa Matias memberikan tantangan yang cukup berat dan merasa lega bisa menyelesaikan pertandingan dalam dua set langsung. Sebagai informasi, Matias sebelumnya meraih medali perunggu di Kejuaraan Pan Amerika yang berlangsung di Lima, Peru, pada bulan April.
“Saya merasa senang bisa meraih kemenangan hari ini (kemarin). Ini juga pertandingan pertama saya dan tidak mudah. Dia terus menyerang balik dan memberi tekanan pada saya dengan pukulan-pukulannya. Saya senang bisa mengatasi itu dan menang,” ungkap Jun Hao.
“Dia jelas merupakan lawan yang berkualitas,” tambahnya dalam wawancara setelah pertandingan dengan Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF). Meskipun kemenangan ini tidak begitu meyakinkan, Jun Hao menyadari pentingnya hasil ini untuk membangun kepercayaan diri menjelang pertandingan putaran kedua melawan unggulan kedelapan asal Tiongkok, Li Shifeng, yang akan berlangsung besok.
Harapan untuk Melangkah Lebih Jauh
Leong Jun Hao berharap dapat melanjutkan langkahnya setelah tahun lalu mengalami kekalahan di babak kedua Kejuaraan Dunia di Paris dari Kenta Nishimoto asal Jepang. “Saya puas dengan pertandingan pertama saya. Saya menantikan pertandingan berikutnya dan semoga saya bisa bermain lebih baik,” ujarnya.
Rekan Senegara Menyusul
Jun Hao akan mendapatkan waktu istirahat hari ini, sementara rekan senegaranya, Justin Hoh, berharap dapat menyusulnya ke babak kedua saat menghadapi juara bertahan All-England dari Taiwan, Lin Chun-yi, hari ini.