Shenzhen, China: Pada hari Kamis, pasangan ganda putra Malaysia yang eksperimental, Soh Wooi Yik dan Aaron Tai, melanjutkan penampilan mengesankan mereka di China Masters 2026. Turnamen BWF World Tour Super 750 ini juga menyajikan kejutan besar ketika Jonatan Christie, pemain tunggal putra peringkat satu dunia yang baru dinobatkan, harus tersingkir oleh Jason Gunawan, petenis muda dari Hong Kong. Malaysia meraih hasil baik di nomor ganda, dengan lima pasangan, termasuk Soh-Aaron, Tee Kai Wun/Yap Roy King, Nur Azriyn Ayub/Tan Wee Kiong, Hoo Pang Ron/Lai Pei Jing, serta Goh Soon Huat/Lai Shevon Jemie, berhasil melaju ke perempat final. Sementara itu, perjalanan ganda putri Malaysia harus berakhir setelah Pearly Tan-Thinaah Muralitharan dan Low Zi Yu-Noraqilah Maisarah tersingkir di babak kedua.
Soh Wooi Yik dan Aaron Tai Tampil Gemilang
Soh Wooi Yik dan Aaron Tai menunjukkan performa yang mengesankan dengan mengalahkan pasangan Tiongkok, Chen Boyang dan Liu Yi, yang merupakan unggulan ke-10 dunia. Dalam pertandingan yang berlangsung selama 40 menit, pasangan Malaysia ini meraih kemenangan dengan skor 21-13, 21-18 di babak 16 besar. Ini menjadi kemenangan kedua mereka di Shenzhen setelah sebelumnya berhasil bangkit dari ketertinggalan satu set untuk mengalahkan pasangan Jepang, Hiroki Okamura dan Kyohei Yamashita, dengan skor 18-21, 21-12, 21-15. Kemenangan ini menunjukkan bahwa pasangan baru ini mampu bersaing di level tertinggi bulu tangkis internasional.
Aaron Tai, yang baru berusia 19 tahun, terus menarik perhatian dengan penampilannya yang menjanjikan. Ia sebelumnya berpasangan dengan Aaron Chia di Taipei Open dan berhasil mencapai final ganda putra. Kini, ia kembali menunjukkan kemampuannya bersama Soh Wooi Yik, memberikan tim pelatih Malaysia lebih banyak bukti bahwa mereka dapat bersaing dengan kombinasi internasional yang sudah mapan. Di perempat final, Soh dan Aaron akan bertemu dengan pasangan Tiongkok lainnya, Ren Xiang Yu dan He Ji Ting, setelah pasangan tuan rumah tersebut menang atas Hu Ke Yuan dan Lin Xiang Yi.
Tee Kai Wun dan Yap Roy King Juga Melaju
Pasangan ganda putra Malaysia lainnya, Tee Kai Wun dan Yap Roy King, juga berhasil melaju ke perempat final setelah meraih kemenangan dua set langsung. Mereka mengalahkan pasangan Indonesia, Ali Faathir Rayhan dan Devin Artha Wahyudi, dengan skor 21-16, 21-19. Selanjutnya, Tee dan Yap akan berhadapan dengan Takumi Nomura dan Yuichi Shimogami dari Jepang untuk memperebutkan tempat di semifinal.
Pasangan independen Nur Azriyn Ayub dan Tan Wee Kiong juga memastikan tempat mereka di perempat final setelah melewati pertandingan ketat melawan sesama pemain Malaysia, Chia Weijie dan Teo Ee Yi. Nur Azriyn dan Tan meraih kemenangan dengan skor 21-18, 16-21, 21-17, melanjutkan performa baik setelah sebelumnya mengalahkan pasangan eksperimental Malaysia, Aaron Chia dan Man Wei Chong.
Kampanye Ganda Putri Malaysia Berakhir
Namun, perjalanan ganda putri Malaysia harus terhenti dengan kekalahan Pearly Tan dan Thinaah Muralitharan melawan kakak beradik Thailand, Benyapa dan Nuntakarn Aimsaard. Setelah mendapatkan bye di babak pertama, Pearly dan Thinaah harus berjuang selama 67 menit sebelum akhirnya kalah dengan skor 16-21, 21-17, 19-21. Kekalahan ini menjadi yang kedua kalinya bagi mereka dari pasangan Thailand tersebut, setelah sebelumnya juga kalah di Singapore Open pada bulan Mei, menjadikan rekor pertemuan mereka kini imbang 2-2.
Low Zi Yu dan Noraqilah Maisarah juga harus mengakhiri perjuangan mereka di babak kedua setelah kalah dari pasangan Tiongkok, Jia Yi Fan dan Zhang Shu Xian, dengan skor 21-13, 21-16 dalam waktu 39 menit. Pertandingan ini memberikan pengalaman berharga bagi pemain muda Malaysia melawan salah satu pasangan ganda putri terkuat di dunia. Dengan tersingkirnya kedua pasangan ganda putri, Malaysia tidak memiliki perwakilan lagi di babak ganda putri China Masters.
Keberhasilan Hoo Pang Ron dan Lai Pei Jing
Salah satu cerita menarik di Shenzhen adalah keberhasilan Hoo Pang Ron dan Lai Pei Jing, pasangan ganda campuran independen yang masuk turnamen dengan peringkat dunia No. 85. Mereka berhasil menyingkirkan dua lawan yang memiliki peringkat jauh lebih tinggi. Setelah mengalahkan pasangan Hong Kong, Chan Yin Chak dan Ng Tsz Yau, yang berada di peringkat 25 dunia, Hoo dan Lai mengejutkan unggulan keenam Tiongkok, Cheng Xing dan Zhang Chi, dengan skor 24-22, 21-19. Kemenangan ini mengantarkan mereka ke perempat final turnamen Super 750.
Selanjutnya, mereka akan menghadapi Liu Kuang Heng dari Chinese Taipei, yang berada di peringkat 48 dunia, dan Hsu Yin-Hui. Liu dan Hsu telah menciptakan salah satu kejutan terbesar di turnamen ini dengan menyingkirkan juara dunia asal Prancis yang baru dinobatkan, Thom Gicquel dan Delphine Delrue, di babak pertama.
Goh Soon Huat dan Lai Shevon Jemie juga berhasil menjaga tantangan ganda campuran tetap hidup. Pasangan suami istri yang menduduki peringkat 11 dunia ini mengalahkan pasangan Jepang, Akira Koga dan Natsu Saito, dengan skor 21-14, 19-21, 21-10. Sebagai unggulan kedelapan di Shenzhen, Goh dan Lai akan berhadapan dengan Gao Jia Xuan dan Wu Meng Ying dari Tiongkok, yang juga berhasil mencapai perempat final setelah memenangkan pertandingan tiga set melawan unggulan ketiga, Jiang Zhen Bang dan Wei Ya Xin.