Kejuaraan Bulu Tangkis Super 300 Taiwan Open 2026 dijadwalkan berlangsung besok di Taipei Arena. Lin Chun Yi, seorang pemain kidal yang dikenal dengan pukulan kerasnya, berharap dapat kembali bertanding melawan pemain top Taiwan, Chou Tien Chen, di babak final. Ia berambisi meraih gelar tunggal putra keduanya setelah sukses pada tahun 2024. Namun, undiannya terbilang cukup berat, karena di babak pertama ia harus berhadapan dengan Anthony Sinisuka Ginting, peraih medali perunggu Olimpiade Tokyo 2020 dari Indonesia.
Tahun ini, Lin Chun Yi berhasil meraih dua gelar bergengsi, yaitu India Open dan All England Open. Sayangnya, setelah itu ia mengalami cedera yang membuatnya tersingkir di babak pertama pada tiga turnamen. Meski demikian, ia berhasil bangkit pada China Open pekan lalu, mencapai semifinal sebelum kembali ke lapangan di Taipei Open sebagai unggulan kedua di nomor tunggal putra.
Persiapan dan Tantangan di Babak Pertama
Dalam konferensi pers menjelang Taipei Open, Lin mengungkapkan bahwa ia sebenarnya sedang mengalami flu selama kompetisi sebelumnya dan belum sepenuhnya pulih saat kembali ke Taiwan. Namun, ia merasa yang paling mengganggu adalah undian yang cukup menantang. Di babak pertama, ia akan menghadapi Anthony Ginting, dan jika berhasil melewati pertandingan tersebut, ia berpotensi bertemu Lee Zii Jia dari Malaysia, yang merupakan peraih medali perunggu tunggal putra Olimpiade Paris.
Lin dengan nada sinis menyatakan, "Mereka semua adalah kandidat peraih medali Olimpiade, jadi saya akan menjalaninya satu pertandingan demi satu pertandingan!" Chou Tien Chen sendiri ditetapkan sebagai unggulan teratas di nomor tunggal putra, dan keduanya berada di bagian undian yang berbeda, sehingga mereka bisa bertemu lagi di final jika beruntung.
Dukungan Keluarga dan Harapan di Taiwan Open
Lin menekankan bahwa saat ini ia tidak memikirkan untuk membalas kekalahannya di semifinal China Open pekan lalu, melainkan lebih menghargai kesempatan untuk berkomunikasi dengan baik selama pertandingan. Ia juga menyebutkan bahwa istrinya, Cheng Yu-Chieh, yang mendampinginya sebagai pelatih di China Open, memberikan banyak dukungan dan rasa aman. Namun, ia tidak akan melakukan hal yang sama di Taipei Open kali ini karena istrinya memiliki pekerjaan lain.
Taipei Open tahun ini diikuti oleh 468 peserta dari 22 negara. Di nomor tunggal putri, unggulan teratas adalah Chiu Pin-Chien, sedangkan di ganda putra, pasangan unggulan teratas adalah Wang Chi-Lin dan Chiu Hsiang-Chieh, yang berusaha mempertahankan gelar mereka. Di ganda putri, terdapat pasangan Malaysia peringkat 5 dunia, Pearly Tan dan M Thinaah, serta Hsieh Pei-Shan dan Hong En-Tzu, yang juga berjuang untuk meraih gelar juara berturut-turut. Unggulan teratas di ganda campuran adalah Yeh Hong-Wei dan Chan Yu-Chen.