Paris - Luis Enrique, pelatih Paris Saint-Germain, mengungkapkan ketidakpuasannya terhadap peringkat Vitinha yang hanya menempati posisi ke-14 dalam ajang Ballon d'Or 2026. Enrique berpendapat bahwa kontribusi pemainnya kurang dihargai.
Vitinha memiliki peran penting dalam keberhasilan PSG mempertahankan gelar juara Ligue 1 dan Liga Champions. Sepanjang musim 2025/2026, gelandang asal Portugal ini tampil dalam 50 pertandingan, mencetak tujuh gol dan memberikan 10 assist.
Peringkat yang Tidak Memadai
Namun, Vitinha tidak berhasil masuk dalam daftar 10 besar pemungutan suara tahun ini. Sebagai perbandingan, pada Ballon d'Or 2025, Vitinha menempati posisi ketiga setelah mencetak delapan gol dan lima assist dalam 59 penampilan.
Pemenang Ballon d'Or 2026 adalah Harry Kane, penyerang Bayern Munich dan tim nasional Inggris. Sementara itu, pemain PSG dengan peringkat tertinggi kali ini adalah Kvicha Kvaratskhelia, yang berada di posisi enam, mengungguli rekan setimnya, Ousmane Dembele.
Pujian untuk Vitinha
"Apa yang dibawa Vitinha itu sangat berbeda," ungkap Luis Enrique. "Sungguh sebuah kesenangan karena memiliki seorang pemain dengan kemampuan fisik dan mentalitas seperti dia." Enrique menambahkan bahwa meskipun Vitinha sudah menunjukkan performa yang luar biasa, ia masih terus berusaha untuk meningkatkan kemampuannya. "Di ranking Ballon d'Or, dia tidak berada di peringkat yang seharusnya," tegas pelatih asal Spanyol tersebut.
Vitinha terus menunjukkan konsistensinya dengan mencetak tiga gol dan satu assist dalam 13 pertandingan PSG di musim 2026/2027. Ia juga berkontribusi besar saat PSG mengalahkan rival-rival utama di Liga Champions, dengan mencetak gol ke gawang Manchester City (menang 4-2) dan Barcelona (menang 4-2).