Logo
Olahraga Lain

Manny Pacquiao Memuji Gaya Bertarung Naoya Inoue yang Mengagumkan

Manny Pacquiao mengungkapkan kekagumannya terhadap Naoya Inoue, petinju asal Jepang, dalam sebuah wawancara. Ia menilai kecepatan dan footwork Inoue sebagai kekuatan utama yang membuatnya menarik untu...

A
Arya Satya
10 July 2026 25 pembaca
Manny Pacquiao dan Naoya Inoue
Manny Pacquiao dan Naoya Inoue

Dalam dunia tinju, pujian dari Manny Pacquiao memiliki makna yang mendalam. Sebagai satu-satunya petinju yang berhasil meraih gelar juara dunia di delapan kelas berbeda, Pacquiao dikenal sebagai sosok yang sangat dihormati dalam olahraga ini. Dalam wawancara terbarunya dengan Vibe, Pacquiao diminta untuk menyebut petinju aktif yang paling disukainya untuk ditonton, dan tanpa ragu ia memilih Naoya Inoue.

"Saya sangat senang menyaksikan Inoue. Ya, Inoue, petinju asal Jepang itu," ungkap Pacquiao. Mantan juara dunia delapan divisi ini mengungkapkan bahwa kekuatan utama Inoue tidak hanya terletak pada kecepatan pukulannya, tetapi juga pada kemampuan gerakannya di atas ring.

Footwork yang Luar Biasa

Pacquiao menjelaskan bahwa Inoue memiliki kecepatan yang luar biasa dan footwork yang sangat baik. Ia mengingat kembali saat Inoue bertanya kepadanya tentang hal terpenting yang perlu dilatih sebelum menjadi juara dunia. "Saat itu saya menyarankan agar dia fokus pada footwork," katanya.

Menurut Pacquiao, pergerakan kaki merupakan aspek fundamental dalam tinju modern, karena hal ini memungkinkan seorang petinju untuk mengendalikan ritme pertarungan dan menjaga keseimbangan saat melepaskan kombinasi pukulan. "Kalau memiliki footwork yang bagus, Anda bisa mengontrol lawan. Anda juga dapat melepaskan kombinasi pukulan dengan baik tanpa kehilangan keseimbangan," jelasnya.

Pencapaian Inoue yang Mengagumkan

Perkembangan Naoya Inoue dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan bahwa nasihat Pacquiao sangat berharga. Petinju yang dijuluki The Monster ini kini dianggap sebagai salah satu petinju terbaik di dunia, terlepas dari kelasnya. Ia berhasil menjadi juara dunia tak terbantahkan di dua divisi, yaitu kelas bantam dan kelas bantam super, serta dikenal sebagai salah satu petinju dengan persentase knockout tertinggi di tingkat elite.

Penampilan terakhir Inoue semakin memperkuat reputasinya. Pada bulan Mei lalu, petinju berusia 33 tahun ini berhasil mempertahankan gelar juara dunia WBA, WBC, IBF, dan WBO di kelas bantam super setelah mengalahkan Junto Nakatani dengan kemenangan mutlak di hadapan sekitar 55 ribu penonton di Tokyo Dome.

Saat ini, Inoue dijadwalkan akan menghadapi Jesse Rodriguez dalam pertarungan yang diperkirakan akan menjadi laga terakhirnya di kelas bantam super sebelum naik ke kelas bulu super. Pertarungan ini berpotensi menjadi salah satu duel terbesar dalam dunia tinju beberapa tahun terakhir, mengingat kedua petinju berada di jajaran pound for pound terbaik dunia.

Bagi Manny Pacquiao, gaya bertarung yang agresif, kombinasi pukulan yang cepat, serta kemampuan menyerang tanpa henti menjadikan Inoue sosok yang sangat menarik untuk disaksikan. Namun, Pacquiao juga meyakini bahwa setiap petinju hebat memiliki ciri khas yang tidak bisa disamakan satu sama lain.

Artikel Terkait