Pembalap dari tim Ducati Lenovo, Marc Marquez, menyatakan tekadnya untuk tampil lebih konsisten pada paruh kedua musim MotoGP 2026. Marquez menyadari pentingnya konsistensi dalam usahanya mempertahankan gelar juara dunia. Di paruh pertama musim yang berakhir di GP Jerman, ia belum mampu menduduki posisi teratas klasemen sementara akibat kondisi fisiknya yang belum sepenuhnya pulih.
Pembalap Menghadapi Tantangan Fisik
Marquez mengakui bahwa masalah fisik yang dialaminya menjadi penghalang dalam meraih performa terbaik dari satu seri ke seri lainnya. Ia bertekad untuk menyelesaikan tantangan ini di paruh kedua musim. "Tahun ini Aprilia melaju sangat cepat, mereka juga meningkatkan levelnya. Di Ducati juga, Alex kembali dan melaju cepat. Di Giannantonio melaju sangat cepat. Pecco di beberapa sirkuit juga sangat cepat. Jadi itu berarti levelnya meningkat, tetapi kami mengambil lebih banyak risiko. Jadi di situlah pentingnya untuk mencoba konsisten," ujarnya saat diwawancarai oleh media setempat.
Strategi untuk Menghadapi Sirkuit
Marquez juga menjelaskan tentang pengalaman yang ia hadapi di paruh pertama musim ini, di mana ia sering terjatuh tanpa peringatan akibat masalah saraf. "Sekarang kondisi fisik saya 'menghambat' saya di beberapa area. Saya mencoba melakukan kesalahan di hari Jumat. Saya mencoba memulai hari Jumat dengan berkendara berdasarkan insting. Saya lebih suka terjatuh di sana dan mencoba memahami di mana batasnya dan bertahan di beberapa sirkuit seperti Assen, seperti yang saya lakukan," tambahnya. Dengan semangat dan strategi yang matang, Marquez berharap dapat memperbaiki performanya dan bersaing lebih baik di sisa musim ini.