Logo
Moto GP

Marc Marquez Ungkap Kendala pada Motor Ducati Meski Menang di Sprint MotoGP Jerman

Marc Marquez berhasil meraih kemenangan di Sprint Race MotoGP Jerman 2026, tetapi ia mengakui tidak puas dengan performa motornya dan merasa tidak nyaman selama balapan.

A
Arka Wisena
12 July 2026 19 pembaca
Marc Marquez Ducati
Marc Marquez Ducati

Marc Marquez menunjukkan dominasi di Sachsenring dengan meraih kemenangan di Sprint Race MotoGP Jerman 2026 yang berlangsung pada Sabtu (11/7/2026). Dalam balapan tersebut, Marquez berhasil mengalahkan adiknya, Alex Marquez, serta Fabio Di Giannantonio, menegaskan posisinya sebagai penguasa sirkuit ini.

Kemenangan ini menambah panjang rekor impresif Marquez di Sachsenring, di mana sebelumnya ia juga berhasil meraih pole position dengan waktu 1 menit 19,041 detik, menciptakan rekor putaran baru di sirkuit tersebut. Namun, di balik keberhasilannya, Marquez menyatakan ketidakpuasan terhadap performa motor Ducati Desmosedici GP26 yang ia kendarai.

Kendala di Balapan

Meski meraih hasil yang memuaskan, Marquez mengungkapkan bahwa ia tidak merasa nyaman selama Sprint Race. Ia menjelaskan bahwa motor yang digunakan tidak memberikan respons sesuai harapannya. "Memang seperti ini di Sachsenring. Kalau menang, itu sudah dianggap hal yang biasa," ungkap Marquez.

Lebih lanjut, ia menambahkan, "Tetapi sekarang pertanyaannya adalah mengapa para pembalap lain bisa finis sangat dekat. Mereka sebenarnya masih punya potensi lebih. Saya memimpin sejak awal dan menjalankan ritme sendiri. Kalau kami tidak memperbaiki situasi untuk besok, kami bisa saja hanya finis ketiga." Marquez mengakui bahwa ia mengalami kesulitan menemukan kenyamanan di atas motornya sepanjang balapan.

Analisis dan Harapan untuk Balapan Utama

Marquez juga menyatakan, "Saya merasa benar-benar tidak nyaman sepanjang balapan. Kami harus mencari tahu penyebabnya. Kami memang menang, tetapi saya tidak merasa dalam kondisi terbaik. Kami melakukan beberapa perubahan untuk Sprint, tetapi hasilnya justru tidak membantu. Mungkin karena suhu lintasan lebih panas."

Pernyataan serupa juga disampaikan oleh analis MotoGP dari TNT Sports, Neil Hodgson, yang mencatat bahwa gaya balap Marquez tampak berbeda dari biasanya. "Marc tidak terlihat nyaman sepanjang balapan. Dia tampak lebih kaku di atas motor dan tidak sebebas biasanya saat melibas tikungan-tikungan Sachsenring," ujarnya.

Marquez menyadari bahwa balapan utama yang akan berlangsung sepanjang 30 lap pada hari Minggu diperkirakan akan lebih menantang dibandingkan Sprint Race. Ia berharap Ducati dapat menemukan solusi sebelum balapan dimulai. Pernyataan ini menunjukkan bahwa meskipun berhasil meraih kemenangan di Sprint Race, Ducati masih memiliki tantangan yang harus diatasi agar dapat bersaing di balapan utama GP Jerman.

Artikel Terkait