Logo
Moto GP

Marquez Mengakui Kesalahan yang Hampir Menghancurkan Kemenangannya di Aragon GP

Marc Marquez mengalami insiden yang menegangkan pada lap pembuka Aragon Grand Prix, di mana kesalahan teknis hampir menggagalkan kemenangannya.

D
Dyah Entenopo
31 August 2026 18 pembaca
Marquez Akui Kesalahan Besar Hampir Gagalkan Kemenangan Aragon GP - sumber: (motorsport)
Marquez Akui Kesalahan Besar Hampir Gagalkan Kemenangan Aragon GP - sumber: (motorsport)

Dalam balapan MotoGP di Aragon Grand Prix, Marc Marquez menghadapi situasi menegangkan pada lap awal. Memulai dari posisi kedua, Marquez berhasil mengambil alih posisi terdepan setelah menyalip Marco Bezzecchi di Tikungan 1. Namun, sebuah kesalahan teknis membuatnya terjatuh ke posisi ketiga, akibat ia lupa melepaskan perangkat ride-height belakang pada motornya. Hal ini menyebabkan bagian belakang motornya terlalu rendah saat memasuki Tikungan 2, memberi peluang bagi Bezzecchi dan Jorge Martin dari Aprilia untuk menyalipnya.

Meski demikian, Marquez berhasil merebut kembali posisi terdepan dan mempertahankan serangan dari Pedro Acosta di tengah balapan. Akhirnya, ia meraih kemenangan keempatnya musim ini. "Hari ini, saya ulangi strategi dari kemarin dengan menyerang di tikungan pertama, tapi saya melakukan kesalahan besar dengan melupakan untuk melepaskan perangkat belakang," ungkap Marquez. Insiden yang menegangkan terjadi ketika motornya memercikkan bunga api akibat perangkat ride-height yang masih terpasang, menyulitkannya untuk mengendalikan motor.

Reaksi Bezzecchi Terhadap Insiden

Marco Bezzecchi, yang menyaksikan insiden tersebut, menceritakan bahwa Marquez melambat hingga hampir menabraknya. "Dia menyalip saya di Tikungan 1, jadi saya mencoba untuk melintasi jalurnya," kata Bezzecchi. "Ketika dia kembali ke Tikungan 2, saya melihat bunga api keluar dari motornya dan hampir menabraknya karena dia benar-benar berhenti."

Posisi Marquez di Klasemen

Kemenangan ganda Marquez di Aragon GP ini menguatkan posisinya dalam persaingan gelar setelah akhir pekan yang sulit di Silverstone. Dengan penarikan diri Ai Ogura dari Aragon GP dan Bezzecchi hanya finis di posisi ketiga, Marquez kini menempati posisi kedua dalam klasemen, tertinggal 19 poin dari Martin. Marquez menekankan pentingnya memanfaatkan performa kuat di Aragon, sirkuit yang telah memberinya delapan kemenangan dalam karier MotoGP-nya. "Ini yang harus saya lakukan jika ingin memiliki peluang kecil untuk memperebutkan gelar juara," tegasnya.

Artikel Terkait