Logo
Raket

Media China Menilai An Se Young Sebagai Pemain Biasa yang Mudah Dikalahkan

Penilaian komunitas bulu tangkis Tiongkok terhadap An Se Young, pemain peringkat satu dunia asal Korea Selatan, kembali menjadi sorotan setelah ia meraih gelar di Kejuaraan Dunia BWF 2026.

E
Elvira Adhitama
31 August 2026 21 pembaca
An Se Young/[Foto: AFP]
An Se Young/[Foto: AFP]

Penilaian yang diberikan oleh komunitas bulu tangkis Tiongkok terhadap An Se Young, yang dikenal sebagai 'Ratu Bulu Tangkis asal Korea Selatan', kembali menarik perhatian publik. Pada tanggal 28 (waktu Korea), Tencent News Tiongkok melaporkan bahwa penilaian yang menyatakan An Se Young tidak tak terkalahkan dan memiliki kekuatan serangan yang lemah adalah tidak berarti. Sebelumnya, media yang sama juga menyebutkan pada tanggal 23 bahwa dominasi An Se Young sangat besar, dengan prediksi bahwa meraih dua gelar Grand Slam merupakan hal yang konservatif; kecuali jika ia mengalami cedera, ia akan sulit dikalahkan.

Setelah An Se Young berhasil meraih gelar tunggal putri di Kejuaraan Dunia Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) 2026, perhatian kini tertuju pada kemungkinan ia meraih Grand Slam kedua dalam kariernya. Setelah masing-masing sekali meraih posisi puncak di turnamen internasional besar, An Se Young kini melangkah menuju 'Double Grand Slam' dengan kemenangan di Kejuaraan Dunia tersebut. Jika ia terus meraih kemenangan di Asian Games, Kejuaraan Asia, dan Olimpiade, ia akan mencatatkan rekor yang luar biasa.

Kritik Terhadap An Se Young Kembali Muncul

Saat An Se Young berusaha mencapai prestasi besar, kritik yang pernah dilontarkan oleh para ahli bulu tangkis Tiongkok kembali mencuat. Media mengingatkan pernyataan Luo Yigang, mantan pelatih tim tunggal putri nasional Tiongkok, yang sebelumnya pernah berkomentar tentang kemampuan dan gaya bermain An Se Young. Ia menyatakan, "An Se Young bukanlah pemain yang istimewa (dalam hal kemampuan atau gaya bermain)." Namun, seiring dengan berkembangnya An Se Young menjadi pemain tunggal putri terkuat di dunia, komentar tersebut menjadi bahan perbincangan di kalangan penggemar bulu tangkis Tiongkok.

Media juga menambahkan bahwa ucapan Luo Yigang telah menjadi meme di dunia bulu tangkis. Baru-baru ini, Li Xuerui, peraih medali emas tunggal putri Olimpiade London 2012, menyatakan bahwa gaya bermain An Se Young "kurang bertenaga ofensif," tetapi kenyataannya, sulit untuk menemukan pemain yang mampu menantangnya di kancah tunggal putri global saat ini.

Keunggulan Taktis An Se Young

Media menganalisis bahwa kekuatan An Se Young justru terletak pada fakta bahwa ia bukanlah pemain ofensif tipikal yang mengalahkan lawan dengan satu smash kuat. "Dia mungkin tampak kurang memiliki gerakan khas, tetapi ia menanamkan rasa takut melalui kemampuannya untuk melemahkan lawannya," ungkap media. "Bermain melawan An Se Young seperti jatuh ke dalam lubang hitam. Anda tersedot olehnya dan menjadi tak berdaya."

Memang, An Se Young menunjukkan performa yang sangat dominan di Kejuaraan Dunia baru-baru ini, tanpa kehilangan satu game pun selama enam pertandingan yang dilaluinya. Oleh karena itu, media menekankan bahwa "Melihat dunia bulu tangkis, tidak ada pemain yang dapat menaklukkan An," dan "Secara teoritis, satu-satunya hal yang dapat mengalahkan An adalah cedera." Lebih jauh, prospek An Se Young untuk meraih 'Double Grand Slam' digambarkan sebagai "perkiraan konservatif," dengan prediksi bahwa ia memiliki kemungkinan besar untuk mencetak rekor yang luar biasa.

Artikel Terkait