Jakarta - Pada MotoGP Inggris 2025, Fabio Quartararo mengalami insiden yang menyedihkan saat memimpin balapan di sirkuit Silverstone, di mana motornya mengalami masalah teknis dan membuatnya terpaksa menepi sambil menangis. Pertanyaan muncul, apakah peristiwa tersebut masih membekas dalam ingatannya?
Pada bulan Mei 2025, Quartararo berada dalam posisi yang nyaman untuk meraih kemenangan pertamanya setelah hampir tiga tahun. Namun, masalah pada perangkat pengatur ketinggian motornya menyebabkan motor Yamaha yang dikendarainya mati. Saat itu, Quartararo yang sedang unggul harus menepi, terlihat tertunduk dan menangis di pinggir trek.
Masalah Berlanjut dan Persiapan untuk Balapan
Sejak insiden tersebut, masalah teknis pada motor Yamaha terus menghantui Quartararo, yang membuatnya belum bisa kembali ke performa terbaiknya. Ia juga masih mengalami puasa podium yang berlanjut hingga saat ini.
Namun, menjelang MotoGP Inggris 2026 yang akan berlangsung akhir pekan ini, pembalap asal Prancis ini mengungkapkan bahwa ia dalam kondisi fisik dan mental yang baik. Quartararo merasa optimis untuk kembali bersaing di sirkuit Silverstone.
Keyakinan Quartararo untuk Tampil Kompetitif
"Senang rasanya sudah memulihkan energi di jeda musim panas. Saya kini siap untuk kembali balapan di Silverstone," ungkap Quartararo. Ia menambahkan, "Meski tahun lalu tidak seperti yang saya harapkan, saya pernah mencatatkan momen-momen kuat di Silverstone. Saya yakin bisa tampil kompetitif di sana," tegasnya.
Dengan semangat baru, Quartararo berharap dapat mengubah nasibnya di balapan mendatang dan mengakhiri puasa podium yang telah mengganggu kariernya.