Jakarta: Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Erick Thohir, turut mendampingi Presiden Prabowo Subianto dalam jamuan santap siang resmi untuk Perdana Menteri India, Narendra Modi, yang berlangsung di Istana Negara, Jakarta, pada Selasa (7/7). Jamuan ini merupakan bagian dari kunjungan resmi PM Modi ke Indonesia. Dalam acara tersebut, Menpora Erick hadir bersama sejumlah menteri dari Kabinet Merah Putih untuk menyambut kedatangan tamu negara dari India.
Memperkuat Hubungan Bilateral
Acara ini menjadi momentum penting dalam mempererat hubungan bilateral antara Indonesia dan India, serta memperkuat kerja sama di berbagai bidang yang menjadi kepentingan kedua negara. Dalam keterangan pers yang disampaikan setelah pertemuan, Presiden Prabowo menjelaskan bahwa Indonesia dan India memiliki pandangan yang sejalan dalam mendukung upaya untuk mencapai perdamaian dunia dan memperkuat peran negara-negara di Global South.
“Perdana Menteri Modi dan saya bertukar pandangan mengenai berbagai isu regional dan global, kami terus mendukung berbagai upaya untuk memajukan perdamaian dan stabilitas dunia, serta memastikan suara-suara dari Global South didengar,” ungkap Presiden Prabowo.
Komitmen untuk Kawasan Indo-Pasifik
Presiden Prabowo juga menegaskan komitmen kedua negara dalam mendorong terbentuknya kawasan Indo-Pasifik yang bebas, terbuka, dan transparan, dengan tetap mengedepankan sentralitas ASEAN. “Di kawasan, Indonesia dan India terus berkomitmen untuk menghasilkan kawasan Indo-Pasifik yang bebas, terbuka, transparan, dan berbasis kepada hukum internasional dengan tetap menjunjung sentralitas ASEAN,” jelasnya.
Lebih lanjut, Presiden Prabowo menekankan bahwa Indonesia dan India memiliki kesamaan dalam mendukung penyelesaian konflik global secara damai. Hal ini diwujudkan melalui dukungan kedua negara untuk mendorong dialog dan penghormatan terhadap hukum internasional sebagai dasar penyelesaian konflik. “Kedua negara terus mendukung dialog diplomasi serta hukum internasional untuk penyelesaian konflik secara damai di kawasan Timur Tengah,” tegasnya.
Di akhir pertemuan, Presiden Prabowo juga menyoroti posisi strategis Indonesia dan India sebagai negara demokrasi terbesar di dunia. Ia percaya bahwa kerja sama yang erat antara kedua negara akan memberikan manfaat yang luas bagi kawasan. “Kita adalah dua demokrasi terbesar di dunia, India sekarang sudah menjadi negara dengan penduduk terbesar di dunia, Indonesia sekarang yang keempat di dunia. Jadi kerja sama antara kita berdua pasti akan membawa kebaikan bagi kawasan,” pungkasnya.