Logo
Olahraga Lain

Moses Itauma: Bintang Baru Tinju Kelas Berat yang Menjanjikan

Mariusz Wach memberikan pandangannya tentang Moses Itauma, petinju muda Inggris yang dianggap sebagai generasi baru dalam kelas berat, setelah mengalami langsung kekuatan Itauma di ring.

S
Surya Kirana
02 August 2026 3 pembaca
Moses Itauma
Moses Itauma

Mariusz Wach berbagi penilaian mengenai Moses Itauma, petinju muda asal Inggris, setelah merasakan sendiri kemampuan atlet tersebut di atas ring. Ia menilai bahwa Itauma adalah representasi dari generasi baru kelas berat yang berpotensi mengambil alih dominasi setelah era Tyson Fury dan Oleksandr Usyk berakhir.

Wach, yang memiliki pengalaman bertarung yang tidak biasa, pernah menghadapi Tyson Fury dan juga telah bertarung melawan Itauma pada tahun 2024. Dalam pertarungan tersebut, Wach harus mengakui keunggulan Itauma yang berhasil menghentikannya dalam waktu hanya dua ronde.

Beberapa hari yang lalu, petinju berusia 46 tahun ini kembali bertarung melawan Fury di Thailand. Meskipun mampu bertahan hingga ronde ketujuh, Wach akhirnya memilih untuk tidak melanjutkan pertarungan setelah mendapatkan tekanan yang terus-menerus dari mantan juara dunia kelas berat tersebut. Kekalahan itu menambah catatan buruknya menjadi delapan kekalahan dalam sebelas pertarungan terakhir.

Pandangan Mariusz Wach tentang Moses Itauma

Dalam wawancara dengan media, Wach menyatakan bahwa Moses Itauma memiliki karakteristik yang membedakannya dari banyak petinju kelas berat sebelumnya. "Itauma adalah petinju yang lebih segar dan mewakili generasi baru. Sekarang Usyk sudah melepas sabuk juaranya, jadi sangat mungkin kita segera melihat Itauma bertarung memperebutkan gelar dunia," ungkap Wach.

Wach juga menyoroti bahwa perkembangan tinju kelas berat telah mengalami perubahan signifikan. Ukuran tubuh yang besar tidak lagi menjadi satu-satunya faktor untuk mendominasi divisi ini. "Sekarang era petinju kelas berat sudah berubah. Lihat saja Usyk. Menjadi petinju bertubuh besar saja tidak cukup untuk menjadi petinju hebat," tambahnya.

Tantangan Selanjutnya untuk Moses Itauma

Pandangan Wach sejalan dengan banyak pengamat yang menganggap Itauma sebagai salah satu prospek terbaik di dunia saat ini. Di usia 21 tahun, Itauma dikenal memiliki kecepatan tangan, pergerakan kaki, dan ketenangan yang jarang dimiliki oleh petinju kelas berat seusianya.

Tantangan terbesar bagi Itauma akan datang pada tanggal 29 Agustus saat ia berhadapan dengan Filip Hrgovic di London. Pertarungan ini dianggap sebagai ujian terberat dalam karier profesionalnya, sekaligus kesempatan untuk memperkuat peluangnya menuju perebutan gelar juara dunia.

Jika berhasil mengalahkan Filip Hrgovic, Moses Itauma berpotensi menjadi penantang serius di divisi kelas berat dan memiliki peluang untuk mencatat sejarah sebagai petinju kelas berat termuda kedua yang berhasil meraih gelar juara dunia.

Artikel Terkait