Logo
Olahraga Lain

Moses Itauma Ungkap Pandangannya Tentang Potensi Pertarungan Usyk dan Wilder

Moses Itauma memberikan pendapatnya mengenai kabar pertarungan antara Oleksandr Usyk dan Deontay Wilder, yang dianggapnya kurang menarik bagi penggemar tinju.

D
Dharma Kusuma
10 July 2026 25 pembaca
Moses Itauma
Moses Itauma

Moses Itauma, petinju kelas berat asal Inggris, menyampaikan pandangannya terkait rumor yang beredar mengenai pertarungan antara Oleksandr Usyk dan Deontay Wilder. Ia menilai bahwa duel tersebut tidak termasuk dalam kategori pertarungan yang paling menarik bagi para penggemar tinju.

Sebelumnya, Usyk telah mengumumkan bahwa ia melepaskan sabuk juara dunia kelas berat versi WBC, WBA, dan IBF. Petinju asal Ukraina ini juga menyatakan bahwa ia hanya akan menjalani satu pertarungan lagi sebelum menutup karier profesionalnya. Dalam beberapa minggu terakhir, Deontay Wilder muncul sebagai kandidat terkuat untuk menjadi lawan terakhir Usyk. Meskipun kedua petinju sempat direncanakan untuk bertarung pada akhir tahun lalu, rencana tersebut tidak terwujud karena masing-masing memilih lawan yang berbeda.

Saat ini, kemungkinan pertarungan itu kembali muncul. Namun, Itauma berpendapat bahwa pertarungan ini tidak terlalu menarik dari segi kompetisi. "Dia sebenarnya tidak perlu melakukan itu. Siapa yang benar-benar ingin menyaksikan pertarungan tersebut? Memang, dia sudah meraih pencapaian yang jauh lebih besar daripada saya sehingga saya tidak bisa banyak berkomentar. Mungkin dia hanya ingin mendapatkan bayaran besar," ungkap Itauma dalam wawancaranya dengan IFL TV.

Pemahaman Terhadap Keputusan Usyk

Meski kurang tertarik dengan pertarungan tersebut, Itauma memahami alasan di balik keputusan Usyk jika ia memilih untuk melawan Wilder. "Harus diingat, saat masih bertarung di kelas penjelajah hingga awal kariernya di kelas berat, Usyk belum menghasilkan uang sebesar sekarang. Dalam dua atau tiga tahun terakhir, pendapatannya meningkat sangat besar. Saya tidak ingin menghitung penghasilan orang lain, tetapi saya bisa memahami jika dia ingin memaksimalkan kesempatan itu sebelum pensiun. Saya tidak menyalahkannya," jelasnya.

Perjalanan Karier Moses Itauma

Usyk sendiri telah membuktikan dirinya sebagai salah satu petinju terbaik di generasinya. Selain menjadi juara dunia tak terbantahkan di kelas penjelajah, ia juga mencatatkan prestasi serupa di kelas berat setelah mengalahkan Tyson Fury. Keberhasilannya membuatnya masuk dalam daftar elite petinju yang mampu menjadi juara tak terbantahkan di dua divisi berbeda pada era empat sabuk.

Sementara itu, Moses Itauma kini tengah fokus untuk melanjutkan langkahnya menuju perebutan gelar juara dunia. Petinju berusia 20 tahun ini dijadwalkan untuk menghadapi Filip Hrgovic di The O2 Arena, London, pada 29 Agustus. Kemenangan atas Hrgovic diperkirakan akan semakin mendekatkannya pada peluang untuk menantang gelar juara dunia kelas berat.

Artikel Terkait