Madrid - Kylian Mbappe beberapa kali menghadapi ejekan meski kontribusinya dalam mencetak gol untuk Real Madrid cukup signifikan. Jose Mourinho pun merasa bingung dengan kritik yang ditujukan kepada pemain asal Prancis tersebut.
Real Madrid berhasil meraih kemenangan 2-1 atas Inter Milan di Santiago Bernabeu pada pertandingan pertama Liga Champions. Dalam laga tersebut, Mbappe menjadi salah satu pencetak gol untuk Los Blancos. Ia tampil sebagai starter namun digantikan menjelang akhir pertandingan. Saat Mbappe meninggalkan lapangan, terdengar cemoohan dan siulan dari para penggemar yang hadir di stadion.
Kritik terhadap Mbappe dan Vinicius Junior
Mbappe bukanlah satu-satunya pemain yang mendapatkan perlakuan serupa dari pendukung Real Madrid. Vinicius Junior juga mengalami hal yang sama ketika ditarik keluar lebih awal. Ini bukan pertama kalinya Mbappe menerima cemoohan dari fans Real Madrid. Pada Mei 2026, ia juga mendapatkan ejekan saat menghadapi Real Oviedo.
Cemoohan yang diterima Mbappe diduga berkaitan dengan jumlah gol yang dicetaknya yang dianggap tidak sebanding dengan prestasi tim. Sejak bergabung dengan Real Madrid dari Paris Saint-Germain pada tahun 2024, ia baru berhasil mempersembahkan Piala Super Eropa dan Piala Dunia Antarklub.
Pernyataan Mourinho tentang Cemoohan Fans
Pelatih Real Madrid, Jose Mourinho, memberikan tanggapan terkait ejekan yang ditujukan kepada Mbappe. Menurutnya, kritik yang muncul berasal dari orang-orang yang tidak mengerti tentang sepakbola. Mourinho menegaskan, "Kylian sudah benar. Pemain yang mencetak 40 gol setiap musim bukanlah masalah bagi tim." Ia juga menambahkan, "Ada berbagai macam orang, mereka yang mengerti dan mereka yang tidak. Yang terakhir tahu bahwa membicarakan hal-hal positif bukanlah kepentingan terbaik mereka."
Dengan pernyataan tersebut, Mourinho berusaha membela Mbappe dan menunjukkan bahwa kontribusinya sebagai pencetak gol tidak seharusnya dipermasalahkan.