Di sirkuit MotorLand Aragon, Pedro Acosta mengungkapkan bahwa tim KTM saat ini "terlalu tersesat" untuk dapat bersaing dengan Aprilia dan Ducati. Dalam sesi latihan Grand Prix Aragon, Acosta menyadari bahwa perbedaan waktu dengan para pesaingnya lebih besar dari yang diperkirakan.
Pembalap asal Spanyol ini menempati posisi kedelapan di akhir sesi latihan pada hari Jumat, dengan selisih lebih dari enam persepuluh detik dari Marco Bezzecchi yang memimpin untuk Aprilia. Meskipun Acosta menjadi pembalap KTM tercepat di lintasan, ia masih tertinggal jauh dari rekan setimnya di Tech3, Enea Bastianini, yang menyelesaikan sesi di posisi ke-17 dengan selisih sembilan persepuluh detik.
Masalah pada Motor
Acosta mengeluhkan adanya masalah pada motor yang ia kendarai, khususnya pada bagian depan. Kendala ini, ditambah dengan performa yang kuat dari Ducati dan Aprilia, membuat tantangan yang dihadapinya jauh lebih sulit dari yang diharapkan. "Kami terlalu tersesat untuk bersaing dengan Aprilia dan Ducati. Sepertinya balapan ini akan lebih mudah, namun nyatanya Ducati menempatkan lima motor di sepuluh besar, dan Aprilia tiga," jelas Acosta.
Ia juga menambahkan, "Kami harus memperbaiki masalah di bagian depan, karena itu satu-satunya kartu yang bisa kami mainkan. Tahun lalu kami menggunakan ban depan keras yang memberi dukungan lebih, tetapi tahun ini kompon tersebut tidak tersedia, sehingga sulit untuk membandingkan dan meningkatkan performa."
Persaingan di Sesi Latihan
Sementara itu, meskipun Marc Marquez dianggap sebagai favorit di akhir pekan ini, Bezzecchi justru memimpin sesi latihan Jumat untuk Aprilia, mengalahkan Marquez pada detik-detik terakhir sesi. Acosta ingin memahami apakah juara bertahan tersebut sedang mengatur energinya, setelah Marquez mengakui merasa lelah pada lengan kanannya sebelum balapan di Silverstone. "Saya tidak menyangka Marco lebih cepat dari Marc, tetapi kita harus melihat apakah dia menyimpan sesuatu," ungkap Acosta. "Namun mungkin saja Marc menjadi tanda tanya saat ini, bagaimana dia mengatur akhir pekan dan menghemat tenaga. Saya cukup terkejut melihat Marco di posisi pertama."