Pada hari pertama gelaran MotoGP San Marino yang berlangsung pada Jumat (11/9) waktu setempat, Pedro Acosta dari tim KTM Red Bull mengungkapkan kepuasan terhadap performanya. Ia berhasil mencatatkan waktu terbaik keenam secara keseluruhan meskipun sempat mengalami kecelakaan pada sesi latihan pertama (FP1).
Setelah terjatuh, Acosta berhasil memperbaiki catatan waktunya dan menutup hari dengan posisi yang cukup baik. Hasil ini tentunya menambah rasa percaya dirinya saat menghadapi sesi balapan di hari Sabtu dan Minggu. Ia juga menunjukkan ketertarikan untuk mencoba beberapa set-up yang dapat meningkatkan performanya lebih lanjut.
Peningkatan Performa Motor
Acosta menyatakan, "Performa motor mengalami peningkatan dari sesi FP1 ke sesi Practice. Rencana kami membuahkan hasil. Namun, saya memang sempat menemui beberapa kendala. Saya merasa kurang begitu nyaman dengan peranti elektroniknya." Ia juga menambahkan bahwa insiden terjatuh tersebut sedikit mengejutkannya, terutama karena terjadi pada lap di mana ia tidak sedang memacu motor terlalu keras.
Meski mengalami kecelakaan, Acosta optimis karena pengalaman di dua balapan terakhir di mana ia juga terjatuh di sesi latihan tidak berdampak pada performanya saat balapan. "Mari berharap situasinya akan sama kali ini," ujarnya.
Strategi untuk Sesi Berikutnya
Acosta berencana untuk mencoba ban medium pada sesi berikutnya. "Sejujurnya, itu bukanlah pilihan yang buruk, tetapi saya cukup terkejut melihat betapa cepatnya para pembalap yang menggunakan kompon medium. Bezzecchi mampu mencatatkan waktu 1 menit 30,9 detik, begitu pula dengan Alex Marquez dan [Diogo] Moreira." Ia mencatat banyak pembalap yang menunjukkan kecepatan tinggi sejak awal dengan ban tersebut. "Besok saya rasa kami harus mencobanya, tetapi ban soft sepertinya juga bukan opsi yang buruk," tutupnya.