Logo
Olahraga Lain

Pelatih Tinju Unggulkan Terence Crawford Atas Manny Pacquiao

Diskusi mengenai kemungkinan Terence Crawford mengalahkan Manny Pacquiao kembali mencuat, meski keduanya belum pernah bertanding. Pelatih Robert Garcia meyakini Crawford berada di level yang lebih tin...

D
Dhearatika Jaya
18 August 2026 34 pembaca
Manny Pacquiao dan Terence Crawford
Manny Pacquiao dan Terence Crawford

Perdebatan mengenai siapa yang lebih unggul antara Terence Crawford dan Manny Pacquiao kembali menjadi topik hangat. Kedua petinju dari generasi yang berbeda ini belum pernah bertemu di ring, meskipun sempat ada rencana untuk bertarung pada tahun 2021. Pada saat itu, Crawford merupakan juara dunia WBO di kelas welter, sedangkan Pacquiao memegang sabuk WBA. Pertarungan unifikasi ini menjadi salah satu yang paling dinantikan, namun rencana tersebut tidak terwujud.

Setelahnya, Pacquiao dijadwalkan untuk melawan Errol Spence Jr., tetapi Spence terpaksa mundur karena cedera retina. Pacquiao akhirnya menghadapi Yordenis Ugas dan mengalami kekalahan melalui keputusan angka. Sementara itu, Crawford justru memasuki fase terbaik dalam kariernya. Ia berhasil mengalahkan sejumlah lawan penting di kelas welter dan menunjukkan penampilan yang sangat dominan dengan menghentikan Spence pada ronde kesembilan di tahun 2023.

Crawford Melangkah ke Tingkat yang Lebih Tinggi

Crawford kemudian melanjutkan kariernya dengan naik ke kelas yang lebih tinggi, di mana ia berhasil merebut gelar juara dunia tak terbantahkan di kelas welter super setelah mengalahkan Saul "Canelo" Alvarez melalui keputusan angka pada September 2025. Kemenangan ini menjadikannya sebagai juara dunia tak terbantahkan di tiga divisi yang berbeda.

Menanggapi pencapaian tersebut, pelatih Robert Garcia menilai bahwa Terence Crawford berada di level yang sangat tinggi. Ketika diminta untuk membandingkan Crawford dengan Pacquiao, Garcia lebih memilih petinju asal Amerika Serikat tersebut. "Crawford yang mengalahkan Spence, bahkan Crawford yang mengalahkan Canelo, kemungkinan besar akan mampu mengalahkan Manny," ungkap Garcia.

Prestasi Pacquiao yang Mengagumkan

Pernyataan Garcia menarik perhatian, mengingat Pacquiao juga memiliki salah satu rekam jejak terbaik dalam sejarah tinju modern. Petinju asal Filipina ini telah menjadi juara dunia di delapan kelas yang berbeda, sebuah pencapaian yang belum bisa disamai oleh petinju lainnya. Salah satu penampilan terbaik Pacquiao terjadi saat ia menghadapi Ricky Hatton pada tahun 2009, di mana ia berhasil menghentikan Hatton hanya dalam dua ronde untuk merebut gelar kelas welter super versi IBO.

Setelah itu, Pacquiao melanjutkan kariernya di kelas welter dan merebut gelar WBO dari Miguel Cotto dengan kemenangan technical knockout pada ronde ke-12. Serangkaian kemenangan tersebut semakin mengukuhkan statusnya sebagai salah satu petinju paling berbahaya di era tersebut.

Meskipun pertarungan antara Terence Crawford dan Manny Pacquiao tidak pernah terwujud, perbandingan antara keduanya tetap menjadi bahan diskusi. Menurut Garcia, kemampuan Crawford dalam mengontrol jarak, membaca lawan, dan beradaptasi menjadikannya sebagai favorit untuk memenangkan pertarungan yang tidak pernah terjadi ini.

Artikel Terkait