Logo
Basket

Pelita Jaya Jakarta Melaju ke Semifinal IBL, Neo Pande Apresiasi Rotasi Pemain

Pelita Jaya Jakarta berhasil mengamankan tempat di semifinal IBL All Indonesian 2026, dengan strategi rotasi pemain yang dinilai tepat oleh Neo Pande saat melawan Satya Wacana Salatiga.

A
Arka Wisena
30 October 2026 3 pembaca
Neo Pande Puji Keputusan Pelatih Lakukan Rotasi Lawan Satya Wacana
Neo Pande Puji Keputusan Pelatih Lakukan Rotasi Lawan Satya Wacana

Pelita Jaya Jakarta sukses meraih tiket ke babak semifinal IBL All Indonesian 2026 setelah menampilkan permainan yang solid melawan Satya Wacana Salatiga. Neo Pande, pelatih tim, mengungkapkan bahwa keputusan untuk melakukan rotasi pemain dalam pertandingan ini adalah langkah yang tepat.

Dalam laga tersebut, seluruh pemain dalam daftar roster Pelita Jaya memberikan kontribusi poin. Putu Pande menjadi pencetak poin terbanyak dengan 15 poin, diikuti oleh Andrew William Lensun yang mencetak 13 poin, serta M. Reza Fahdani Guntara yang berhasil mengumpulkan 11 poin, sembilan rebound, tiga assist, dan satu block. Penampilan Reza yang menunjukkan tanda-tanda kebangkitan setelah cedera menjadi sorotan, mengingat ia pernah meraih gelar MVP Final IBL dan dua kali dinobatkan sebagai Defensive Player of The Year.

Dominasi Pelita Jaya di Pertandingan

Pelita Jaya menunjukkan dominasi di berbagai aspek permainan, mencetak 34 poin di area cat, 18 poin dari peluang kedua, 21 poin dari kesalahan lawan, serta 14 poin dari serangan cepat. Keunggulan terbesar mereka mencapai 32 poin pada kuarter ketiga, yang membuat Satya Wacana kesulitan untuk mengejar ketertinggalan.

Setelah pertandingan, Neo Pande menyatakan, "Kami harus melakukan recovery. Jelas hari ini kami banyak melakukan rotasi untuk menghemat tenaga, dan juga memberikan kesempatan kepada yang belum mendapatkan menit bermain. Tetapi semuanya akan bermuara pada Semifinal."

Peluang Kesatria Bengawan Solo

Kesatria Bengawan Solo sebenarnya memiliki peluang untuk lolos ke semifinal dengan mengalahkan Dewa United Banten di laga terakhir. Namun, selisih poin yang terlalu jauh membuat kesempatan tersebut sulit terwujud. Pelita Jaya sendiri memiliki rekor 3-1 dengan selisih poin 71, yang memastikan mereka tetap dapat lolos sebagai runner-up Grup B meskipun tidak menjadi pemuncak klasemen.

Artikel Terkait