Logo
Raket

Peluang Hoo Pang Ron/Lai Pei Jing dan Jimmy Wong/Cheng Su Yin di Perempat Final Singapore Open 2026

Undian Australia Open 2026 memberikan kesempatan bagi Hoo Pang Ron/Lai Pei Jing dan Jimmy Wong/Cheng Su Yin untuk menunjukkan kemajuan kemitraan mereka. Kedua pasangan Malaysia ini berhasil melaju ke...

A
Arya Satya
11 June 2026 1 pembaca
Peluang Hoo Pang Ron/Lai Pei Jing dan Jimmy Wong/Cheng Su Yin di Perempat Final Singapore Open 2026
Hoo Pang Ron-Lai Pei Jing/[Foto:NST]

Undian Australia Open 2026 yang menguntungkan memberikan peluang berharga bagi Hoo Pang Ron dan Lai Pei Jing, serta Jimmy Wong dan Cheng Su Yin, untuk membuktikan kemitraan baru mereka yang mulai menunjukkan perkembangan positif. Setelah mengalami berbagai tantangan sejak bergabung pada bulan April, kedua pasangan Malaysia ini memulai turnamen Super 500 di Sydney dengan performa yang menjanjikan pada hari Rabu dan kini berpeluang untuk bertemu di perempat final.

Pang Ron dan Pei Jing berhasil memastikan tempat mereka di babak kedua setelah mengalahkan pasangan tuan rumah, Michael Owen dan Gronya Somerville, dengan skor 21-17, 21-14 di Quaycentre. Sementara itu, Jimmy dan Su Yin juga melanjutkan langkah mereka ke babak 16 besar setelah mengalahkan Andika Ramadiansyah dan Nozomi Shimizu dari Australia dengan skor 21-15, 21-16. Kemenangan ini membuka jalan bagi kedua pasangan untuk bertemu di perempat final, meskipun mereka harus melewati tantangan masing-masing di babak kedua.

Rintangan di Babak Kedua

Pang Ron dan Pei Jing selanjutnya akan menghadapi pasangan dari Hong Kong yang menduduki peringkat 45 dunia, Chan Yin Chak dan Ng Tsz Yau, sedangkan Jimmy dan Su Yin akan menghadapi tantangan lebih berat melawan pasangan Thailand yang berada di peringkat 13 dunia, Ruttanapak Oupthong dan Jhenicha Sudjaipraparat, untuk memperebutkan tempat di perempat final. Bagi Pang Ron dan Pei Jing, Australia Open menjadi kesempatan untuk membangun momentum setelah penampilan yang menjanjikan di Indonesia Open pekan lalu.

Pasangan ini sebelumnya mengalami kesulitan untuk memberikan dampak dalam dua penampilan awal mereka, tersingkir di babak pertama di Malaysia Masters dan Singapore Open. Namun, mereka akhirnya berhasil menembus batasan di Jakarta dengan meraih kemenangan pertama mereka di World Tour sebagai pasangan dengan mengalahkan Marwan Faza dan Aisyah Salsabila Putri Pranata dari Indonesia. Meskipun mereka kalah dari pasangan Thailand peringkat 5 dunia, Dechapol Puavaranukroh dan Supissara Paewsampran, di babak kedua, penampilan mereka menunjukkan bahwa keduanya mulai saling memahami permainan satu sama lain dengan lebih baik.

Kemajuan Jimmy dan Su Yin

Sementara itu, Jimmy dan Su Yin menempuh jalur yang berbeda dalam usaha mereka untuk membangun kepercayaan diri. Mereka mencuri perhatian di Singapore Open dengan mengalahkan pasangan peringkat 1 dunia dari Tiongkok, Feng Yanzhe dan Huang Dongping, dalam salah satu kejutan terbesar musim ini. Meskipun tidak dapat memanfaatkan momentum tersebut sepenuhnya, mereka kembali menunjukkan potensi mereka di Indonesia Open dengan memberikan perlawanan sengit kepada Yan Zhe dan Dong Ping dalam pertandingan ulang sebelum akhirnya tersingkir.

Penampilan-penampilan tersebut semakin menguatkan keyakinan bahwa kemenangan mereka atas pemain peringkat 1 dunia bukanlah kebetulan. Pertemuan di perempat final berpotensi menjadi tolok ukur menarik untuk mengukur sejauh mana kedua kemitraan baru ini telah berkembang dalam waktu yang relatif singkat, dengan masing-masing pasangan bersemangat untuk membuktikan kemampuan mereka.

Artikel Terkait