Logo
Moto GP

--- Peluang Raul Fernandez untuk Juara MotoGP 2026 Semakin Menipis Setelah Kegagalan di Aragon ---

--- Raul Fernandez mengakui bahwa peluangnya untuk meraih gelar juara MotoGP 2026 semakin berkurang setelah gagal finis di balapan Aragon akibat masalah teknis pada motornya. ---

A
Arka Wisena
04 September 2026 18 pembaca
Raul Fernandez
Raul Fernandez
---TITLEEXCERPT--- Raul Fernandez mengakui bahwa peluangnya untuk meraih gelar juara MotoGP 2026 semakin berkurang setelah gagal finis di balapan Aragon akibat masalah teknis pada motornya. ---CONTENT---

Raul Fernandez mengungkapkan kesepakatannya dengan Davide Brivio, kepala tim Trackhouse, di tengah persaingan untuk meraih gelar MotoGP 2026. Namun, kegagalan untuk menyelesaikan balapan di Aragon membuat pembalap asal Spanyol ini menyadari bahwa peluangnya semakin menipis.

Fernandez berusaha untuk tetap bersaing dalam perebutan gelar meski mengalami kemunduran besar di Aragon. Pembalap dari tim Trackhouse ini tidak berhasil menyelesaikan balapan utama karena mengalami masalah teknis pada motor Aprilia RS-GP-nya. Sebelum balapan di MotorLand Aragon, ia masih memiliki kesempatan meski tertinggal 56 poin dari Jorge Martin, pembalap Tim Pabrikan Aprilia.

Meski datang dengan modal positif setelah meraih kemenangan di MotoGP Inggris, hasil tersebut belum cukup untuk mengejar ketertinggalan dari Martin yang terus mengumpulkan poin. Fernandez menjelaskan bahwa ia telah sepakat dengan Brivio untuk menghadapi setiap balapan dengan fokus untuk mengumpulkan poin dan tetap memiliki peluang hingga akhir musim. "Saya sudah mencapai kesepakatan dengan Davide Brivio untuk terus mencetak poin di setiap balapan dan mencapai akhir musim dengan tetap memiliki peluang," tuturnya.

Kendala Teknis di Aragon

Fernandez menyatakan bahwa meskipun sebelumnya ada sedikit harapan, kini peluang tersebut telah hilang. "Namun, jika sebelumnya masih ada peluang kecil, hari ini peluang itu hilang. Tidak masalah, ini bagian dari permainan. Sekarang kami memikirkan balapan berikutnya," tambahnya. Masalah teknis menjadi penyebab utama kegagalannya untuk menyelesaikan balapan di Aragon, di mana ia menjelaskan bahwa masalah tersebut bukan berasal dari gearbox, melainkan getaran yang terjadi saat menikung yang mengganggu proses pengereman.

"Itu bukan masalah gearbox. Ada getaran di tikungan yang membuat saya tidak bisa mengerem. Saya mencoba beberapa hal, tetapi kami tidak menemukan solusinya," jelasnya. Fernandez berharap tim Aprilia segera menemukan penyebab masalah ini, karena kerusakan serupa bisa menjadi ancaman bagi Jorge Martin dan Marco Bezzecchi yang saat ini bersaing ketat di klasemen.

Fokus ke Balapan Berikutnya

Setelah balapan di Aragon, Jorge Martin masih memimpin klasemen dengan Marco Bezzecchi tertinggal 24 poin, sementara Marc Marquez berada di posisi kedua dengan defisit 19 poin dari Martin. Kini, Fernandez mengalihkan fokusnya ke MotoGP San Marino yang akan berlangsung di Misano, dengan harapan dapat kembali meraih poin untuk menutup musim dengan hasil yang lebih baik.

Artikel Terkait