Pengangkatan pelatih kepala baru untuk tim ganda campuran Asosiasi Bulu Tangkis Malaysia (BAM) akan ditunda setidaknya hingga setelah pelaksanaan Asian Games 2026, yang dijadwalkan berlangsung dari 19 September hingga 4 Oktober. Rexy Mainaky, pelatih ganda nasional, mengungkapkan bahwa pengumuman mengenai pelatih baru tersebut akan dilakukan setelah Asian Games Aichi-Nagoya.
“Ini akan menjadi daftar lengkap yang mencakup semua pelatih kepala dan asisten pelatih,” ungkap Rexy setelah sesi latihan di Akademi Bulu Tangkis Malaysia (ABM) kemarin. Tim ganda campuran baru-baru ini kehilangan pelatih Nova Widianto, yang harus kembali ke rumah karena urusan keluarga. Nova merupakan sosok penting dalam membantu Chen Tang Jie dan Toh Ee Wei meraih gelar juara dunia tahun lalu.
Proses Pemilihan Pelatih Baru
Rexy menyadari bahwa menggantikan Nova bukanlah tugas yang mudah dan menekankan pentingnya pengumuman yang akan datang. “Keputusan akhir belum dibuat hingga saat ini. Datuk Seri Lee Chong Wei dan saya masih mendiskusikan berbagai opsi,” jelasnya. Rexy menambahkan bahwa Chong Wei, selaku ketua komite kinerja, sangat menekankan perlunya menunjuk kandidat lokal untuk posisi tersebut.
Baru-baru ini, BAM juga mengangkat dua mantan pemain nasional, Teo Kok Siang dan Wong Pei Tty, sebagai asisten pelatih, yang mencerminkan pendekatan tersebut. Meskipun secara resmi dijadwalkan mulai kemarin, Kok Siang sudah terlibat dalam tim pelatih di Shenzhen untuk ajang China Masters yang sedang berlangsung.
Persiapan Tim Menjelang Kompetisi
“Sejak kepergian Nova, kami kekurangan pelatih dan memiliki jadwal yang padat di depan,” kata Rexy. “Itulah mengapa saya menanyakan apakah dia bisa berangkat ke China terlebih dahulu untuk mengikuti Masters dan dia setuju untuk melakukannya. Jadi, hari pertamanya kembali adalah di Tiongkok, di mana dia bertanggung jawab atas Tang Jie dan Cheng Su Yin.”